Muaraenim, Sumselupdate.com – Warga di Tiga Desa yaitu Desa Danau Baru, Danau Tampang dan Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kilogram bersubsidi dalam dua pekan terakhir di warung dan di pangkalan kosong, Jum’at (15/3/2024).
Sejumlah warga yang ditemui Sumselupdate.com, mengaku harus berkeliling ke beberapa toko dan warung dalam radius lebih dari 10 kilometer dari rumah mereka ke Desa tetangga, untuk membeli satu tabung elpiji bersubsidi, karena pangkalan yang ada di Desa mereka tidak ada stok lagi.
Pustra salah satu warga Desa Danau Baru mengaku, sudah dua Minggu ini dirinya susah untuk mencari gas elpiji 3 kilogram, bahkan di pangkalan gas Desa Danau Baru tidak ada stok.
Hal senada juga disampaikan Trisno, yang menurutnya sangat membutuhkan gas elpiji 3kg tersebut, apalagi dalam bulan Ramadhan ini.
“Ya, pak di Desa kami ini sudah dua pekan sulit mendapatkan gas elpiji 3kg, di pangkalan Desa Danau Baru, Danau Tampang dan Sungai Rotan ini, juga tidak ada stoknya,” ujar Trisno dan Pustra.
“Kami mengharapkan agar Pemerintah Muaraenim dan juga Dinas terkait, untuk membantu mencarikan solusi tentang kelangkaan Gas elpiji 3kg khususnya di Desa kami, Desa Danau Baru, dan tetangga Desa Danau Tampang dan Desa Sungai Rotan, Kecamatan Sungai Rotan, setahu saya daerah lain tidak terlalu sulit untuk cari gas elpiji 3kg,” harap Trisno dan Pustra.
Masalah kelangkaan elpiji tabung 3 kilogram (tabung melon) juga dirasakan oleh warga Danau Baru, Danau Tampang dan Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan karena pangkalan di Desa tersebut sudah dua pekan kosong.
Tobri pemilik pangkalan gas elpiji 3kg Desa Danau Baru yang sempat disambangi Sumseludate.com, membenarkan bahwa sudah dua pekan ini, pangkalan miliknya tidak disupply pasokan oleh agen elpiji.
“Sudah dua pekan ini, pangkalan milik saya tidak disupply oleh agen, padahal kita sudah menghubungi pihak agen yaitu PT. Dwi Minyak Bumi, namun entah kendala apa sampai saat ini terhitung sudah dua pekan belum juga ada pasokan dari agen, ini ada tabung gas elpiji 3 Kg, namun sudah dua pekan kosong,” keluh Tobri.
Hal yang sama juga dikeluhkan Mulyadi pemilik Pangkalan Desa Sungai Rotan, sudah dua pekan pangkalan miliknya tidak mendapatkan pasokan dari agen gas elpiji.
“Sampai saat ini pangkalan milik saya masih kosong, karena sudah dua pekan tidak ada pasokan dari pihak agen, sudah banyak orang dari mana-mana yang menanyakan gas elpiji di sini,” kata Mulyadi.(**)











