Warga Sukarami Palembang Heboh, Seorang IRT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Samping Rumah

Writer: - Jumat, 15 Mei 2026
Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di Perumahan Sukarami Indah, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (15/5/2026) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Warga Perumahan Sukarami Indah, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga yang tewas diduga gantung diri di samping rumahnya, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 07.20 WIB.

Korban diketahui berinisial AG (50), warga setempat. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri, JN (21).

Read More

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Benar, kejadian tadi pagi. Seorang ibu rumah tangga ditemukan anaknya sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri,” ujar Alex.

Ia menjelaskan, saat menemukan korban, anak korban langsung berteriak meminta tolong sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jasad seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di Perumahan Sukarami Indah, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (15/5/2026) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

“Yang pertama kali menemukan jasad korban adalah anaknya sendiri yang kemudian berteriak minta tolong dan didengar tetangga sekitar,” katanya.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat yang selanjutnya meneruskan informasi ke Polsek Sukarami.

Petugas Polsek Sukarami bersama Unit Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Duka Nirvana karena pihak keluarga menolak dilakukan visum,” ujar Alex.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi berat. Korban diketahui sedang merawat suaminya yang sakit, sementara kondisi ekonomi keluarga juga disebut cukup sulit karena korban tidak bekerja.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang mengurus suaminya yang sakit. Korban juga tidak bekerja sehingga diperkirakan mengalami depresi berat,” jelasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts