Palembang, Sumselupdate.com – Suasana keramaian di pasar menjelang H-3 Idul Fitri 1440 Hijriyah, banyak dimanfaatkan oleh kawanan copet untuk beraksi.
Seperti di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang, dalam sehari sedikitnya ada 2 sampai 4 korban copet yang melapor ke SPKT Polresta Palembang, mulai dari kehilangan dompet sampai ponsel.
Salah satunya, Rahmawati (22) warga Makmur Indah, Kelurahan Sinar Wajo, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Dengan ditemani keluarganya, Rahmawati melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya. Saat itu, ia bersama ibu dan keluarganya ke Pasar 16 Ilir untuk membeli kebutuhan lebaran.
“Waktu saya sadar sudah dicopet, ketika kami sedang belanja di Lorong Basah. Saat itu kondisinya memang ramai sekali dan berdesakan. Ada lelaki memepet saya, beberapa menit kemudian, saya baru sadar kalau HP saya sudah hilang,” ujarnya kepada petugas SPKT Polresta Palembang, Minggu (2/6/2019).
Akibatnya, Rahmawati kehilangan satu unit ponsel dan pada saat bersamaan di SPKT Polresta Palembang, ada seorang pria yang juga ingin membuat laporan kecopetan di Pasar 16 Ilir Palembang.
“Saya mau melapor, dompet saya hilamg dicopet di Pasar 16. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB tadi. Dompet saya berisi uang Rp500 ribu, KTP, SIM C, STNK motor, dan surat penting lainnya,” katanya yang enggan menyebutkan nama.
Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan dari korban tersebut dan kasusnya akan segera ditindaklanjuti. (tra)











