Palembang, Sumselupdate.com – Riko (27), perantau asal Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat yang bekerja sebagai tukang las di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang ini gagal merayakan lebaran bersama anak dan istrinya di kampung halaman.
Akibat ulahnya yang sudah menganiaya perempuan malam berinisial RR (25), ia dihakimi warga dan diserahkan ke Polresta Palembang, Sabtu (1/6) malam.
Dihadapan petugas, bapak satu anak ini mengatakan, dia mengenal RR melalui media sosial dan langsung mengajaknya kencan.
“Kesepakatannya kalau menginap dari jam 12 malam sampai pagi Rp1,2 juta, kalau short time Rp500 ribu. Lokasi atau tempatnya, di kos-kosan cewek itu di daerah Dwikora,” katanya, Minggu (2/6/2019).
Setelah bertemu, lanjut Riko, mereka berdua sempat satu kali berhubungan badan. Namun, RR menolak menginap, akan tetapi tetap meminta dibayar Rp1,2 juta.
“Dari situlah saya marah. Saya sudah coba bicara baik-baik tapi dia tetap berkeras minta Rp1,2 juta untuk short time. Jelas saya keberatan, jadinya khilaf dan dia saya tampar lalu cekik lehernya,” ujarnya.
Saat itu RR berteriak sehingga seluruh penghuni kos serta warga sekitar datang dan menghakimi Riki sampai babak belur.
“Semua uang saya Rp1,8 juta di dompet hilang, padahal saya mau beli pakaian lebaran dan pulang menemui anak dan istri di Cianjur” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya pelaku penganiayaan yang diserahkan warga dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan. (tra)











