Warga Antusias Hadiri Tablig Akbar dan Doa Bersama yang Mendatangkan Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj

Rabu, 28 Maret 2018
Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj (kanan) didampingi penterjemah Muhammad Rizal, Lc menyampaikan tausyiah dalam tablig akbar dan doa bersama di Masjid Ar-Rahmah, Rabu (28/3/2018).

Palembang, Sumselupdate.com – Warga Jalan Tanjung Barangan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat Ilir I Palembang, antusias menghadiri kegiatan tablig akbar dan doa bersama dengan mendatangkan ulama asal Negara Palestina Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj di Masjid Ar-Rahmah, Rabu (28/3/2018) malam.

Mulai pukul 19.00 warga mulai memadati Masjid Ar-Rahmah yang letaknya berada di dalam Komplek Tanjung Barangan Asri.

Read More

Ulama yang kelahiran Kota Gaza, Palestina  Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj datang sesuai jadwal yang direncanakan.

Sebelum memulai tausyiahnya, Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj  yang berprofesi sebagai dokter di sebuah Rumah Sakit Pengobatan Mata di Sudan, Afrika, berkesempatan menjadi imam shalat Isya.

Usai menunaikan shalat Isya, kegiatan tablig akbar dan doa bersama, dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh Ustad Syaiful Anwar.

 

Masyarakat yang hadir sebelum kegiatan tablig akbar dan doa bersama dimulai.

 

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Masjid Ar-Rahmah, Ropiqudin. Dalam sambutannya, Ropiqudin menekankan jika perjuangan butuh pengorbanan.

Dan umat muslim di Palestina dan Suriah sudah memberikan pengorban segalanya baik jiwa, raga dan materi untuk menegakkan agama Islam.

“Nah, bagi kita yang jauh dari dua negara tersebut, selain doa juga materi untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah,” kata anggota Polsek Ilir Barat I Palembang berpangkat Aiptu ini.

Sementara itu, dalam tausyiahnya, Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj sebagaimana diterjemahkan Muhammad Rizal Maulana Spd,i, menceritakan mengenai sejarah singkat Masjid Al- Aqsha.

Syeikh Ahmed mengatakan, kemuliaan dari Masjid Al Aqsha dan Masjidil Haram sama. Sebab, Masjid Al-Aqsha di Palestina adalah kiblat pertama umat Islam.

Kemudian, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan mengubah arah kiblat dari Masjid Al-Aqsha Palestina ke Masjid Al-Haram di Mekkah.

Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj menyebutkan di dalam sebuah hadits  bahwa Masjid Al-Aqsha adalah Bangunan Kedua yang Diletakkan Allah di Bumi

Sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan yang artinya: “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama diletakkan oleh Allah di muka bumi?” Beliau bersabda, “Al-Masjid Al-Haram”.

Abu Dzar bertanya lagi, “Kemudian apa?”. Beliau bersabda, “Kemudian Al-Masjid Al-Aqsha”. Berkata Abu Mu’awiyah “Yakni Baitul Maqdis” . Abu Dzar bertanya lagi, “Berapa lama antara keduanya?”. Beliau menjawab, “Empat puluh tahun”. (H.R. Ahmad dari Abu Dzar).

Begitu mulianya Masjid Al-Aqsha, namun kini masjid tersebut, menurut Syeikh Ahmed Taufiq, dalam penguasaan tentara zionis Israel. Di mana jamaah hendak shalat diintimidasi dan bahkan diusir.

Di sela-sela tausyiah ditayangkan video yang menggambarkan kondisi rakyat dan kota-kota di Palestina dan Suriah yang hancur.

Dalam kegiatan tablig akbar dan doa bersama akhirnya terkumpul dana sebesar Rp6. 995.300. Dana tersebut diserahkan oleh Ketua Masjid Ar-Rahmah, Ropiqudin kepada Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj.

Sementara itu, ratusan jamaah yang hadir masih antusias dan bergeming, meski kegiatan tablig akbar dan doa bersama diselingi  dengan turunnya hujan, hingga dinginya udara mulai menusuk tulang. (hyd)

Ketua Masjid Ar-Rahmah, Ropiqudin menyerahkan uang hasil pengalangan dana untuk Palestina dan Suriah kepada Syeikh Ahmed Taufiq Al-Hajj usai kegiatan tablig akbar dan doa bersama.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts