PALI, Sumselupdate.com – Wanita yang berusia di atas 35-55 tahun atau yang sudah pernah menikah wajib memeriksakan dirinya, apakah mengidap kanker serviks atau Insfeksi Visual Asetat (IVA).
Namun, jika wanita tersebut sudah mengidap IVA, maka wanita setiap tahun harus memeriksakan diri, supaya penyakit tersebut bisa diatasi dan diobati.
“Seperti diketahui, kanker serviks atau IVA itu merupakan penyakit berbahaya dan mematikan. Bahkan menjadi penyebab kematian tertinggi,” ucap Kepala UPTD Puskesmas Talang Ubi, drg Hj Fery Septarini usai acara deteksi dini kanker serviks dan pemeriksaan IvA/Pap Semar, di Puskesmas Talang Ubi, belum lama ini.
Dirinya berharap, dengan adanya acara sosialisasi deteksi dini kanker serviks tersebut, maka kaum wanita bisa mengetahui apa itu kanker serviks sehingga memeriksakan dirinya secepat mungkin.
“Saat ini di PALI belum banyak ditemukan wanita terkena kanker serviks. Apalagi korban yang meninggal akibat kanker serviks belum kita temukan. Makanya sejak dini kita harus mengetahui penyebab dan cara mencegahnya,” harapnya.
Lebih lanjut diterangkannya, pemeriksaan secara dini oti bertujuan untuk mengetahui apakah ada kelainan atau tidak. Sehingga jika sudah diketahui, maka akan cepat diatasi.
“Untuk pemeriksaannya sangat sederhana, cukup mengoleskan asam asetat, lalu menunggi beberapa saat hasilnya sudah diketahui,” terangnya.
Dikatakannya, acara deteksi dini kanker serviks yang digelar kali ini bekerjsama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI, BPJS dan dari TP PKK Kabupaten PALI.
“Kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Kartini jadi momennya pas untuk mengajak ibu-ibu untuk segera memeriksakan dirinya sedini mungkin. Target kita yang memeriksakan dirinya mencapai 138 orang,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang peserta yang memeriksakan diri, Dian warga Lorong Asrama, Talang Ubi mengaku, jika dirinya bari pertama kali melakukan pemeriksaan kanker serviks.
“Awalnya aku sangat deg-degan waktu ingin memeriksakan diri. Tapi, pas diperiksa rupanya tidak susah tidak seperti yanh dibayangkan. Aku memang sengaja datang untuk mengetahui apakah aku mengidap penyakit itu atau tidak, karena penyakit itu sangat berbahaya dan mematikan,” tukasnya. (adj)











