Muratara, Sumselupdate.com – Upaya mengurangi penderita penderita kanker serviks di Kabupaten Muratara, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lubuklinggau melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan TP PKK Kabupaten Muratara.
Penandatanganan perjanjian kedua belah pihak ini yakni tentang Penyelenggaraan pemeriksaan kanker serviks dengan metode Infeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mengetahui dan penanganan secara dini penderita penyakit kanker serviks.
Kegiatan dihadiri Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang diwakili Asisten Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muratara Tarmizi.
Dirinya mengungkapkan apresiasi atas upaya BPJS Kesehatan yang berupa menekan penderita kanker serviks dengan bekerja sama TP PKK. Menurutnya kesehatan itu sangat berharga, khususnya para ibu-ibu rumah tangga yang rentan terkena penyakit kanker serviks.
“Jangan merasa sekarang sehat sehingga menyia-nyiakan kesempatan untuk beribadah kepada Allah SWT, khususnya penyakit kanker serviks yang melanda ibu-ibu, sehingga harus rutin memeriksakan kesehatan,” pesan dia.
Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Hj Rita Devi Suhartoni menyampaikan ucapkan terima kasih atas partisipasi BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau dalam mengupayakan pengurangan penderita kanker serviks di Kabupaten Muratara.
Menurutnya, dengan Memo of Understanding (MoU) ini diharapkan penderita kanker serviks dapat berkurang begitu juga program ini dapat mencegah terjadinya kanker dengan upaya pemeriksaan dini bagi para ibu-ibu dengan mengikuti tes IVA sedini mungkin.
“Target awal ini bagaimana ibu-ibu di Kabupaten terhindar dari kangker serviks. Melalui deteksi dini,” sampai dia.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau didampingi Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Muratara, Hendri Carmanto mengungkapkan bahwa Dinkes merupakan kantor kedua pihaknya.
Menurutnya, pemeriksaan kanker serviks dengan IVA ini diperuntukkan untuk pencegahan secara dini, sehingga terhindar dari penyakit kanker.
Dikatakannya, mengapa pihaknya mengajak TP PKK untuk mensosialisasikan ini. Begitu juga dengan pihak kesehatan oleh Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Muratara.
“Kita tidak bisa melaksanakan sendiri karena kami keterbatasan personil, memilih TP PKK karena ada kadernya untuk melakukan sosialisasi dan pencegahan tentunya dibantu pihak kesehatan,” terangnya.
Ichwansyah Gani menegaskan upaya pencegahan lebih baik daripada mengobati.” Semoga dengan kerja sama dalam pengurangan penderita kanker serviks bisa lebih maksimal sehingga jumlah yang terkena kanker serviks berkurang,” tuturnya.
Sebelum dilaksanakannya penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan juga sosialisasi kepada seluruh Kepala Desa dan lurah di wilayah Kecamatan Rupit oleh TP TPK Kabupaten Muratara, BPJS dan Dinkes. (ain)











