Wanita Hamil Tewas Ditembak Perampok, Kapolda: Pelaku Kenal dengan Korban

Selasa, 21 Februari 2017
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memberikan keterangan kepada wartawan terkait penyelidikan tewasnya ibu hamil lantaran ditembak pelaku perampokan.

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus kematian wanita hamil sembilan bulan bernama Ernawati (20), warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang tewas dirampok, masih menyimpan misteri.

Tiga pelaku perampokan yang mengenakan topeng itu, hingga kini masih diburu petugas.

Read More

Kapolda Sumatera selatan (Sumsel) Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, diduga kuat salah seorang pelaku mengenal korban.

“Sampai sekarang suaminya saat ditanya masih belum fokus. Namun kita ada kecurigaan pelaku mengenal korban, sebab sebelum menembak, pelaku menyebut nama korban. Jadi ada kemungkinan pelaku kenal dengan almarhumah atau suaminya. Kita lagi teliti itu,” kata Kapolda kepada wartawan di sela-sela silaturahmi dengan HMI se-Sumsel, Selasa (21/2/2017).

Menurut Kapolda, untuk mengungkap kasus ini, tim dari Polda Sumsel masih berada di Mura untuk terus menyelidiki dan mengejar para pelaku.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang tak dikenal mengenakan topeng menembak mati seorang wanita hamil 9 bulan bernama Ernawati (20), warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Wanita malang tersebut tewas dengan dua luka tembak di bagian kepala dan perut, padasaat suaminya, Yanto (50), sedang berkelahi dengan tiga perampok tersebut, di Jalan Setapak Lubuk Perimbun, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Sabtu (18/2).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yanto dan Ernawati baru pulang dari Lubuklinggau dan saat melintas di lokasi kejadian, korban dihadang tiga orang tidak dikenal menggunakan penutup wajah, dengan cara melintangkan motor di tengah jalan.

Usai memberhentikan motor Yanto dan Ernawati, salah satu pelaku langsung menodongkan senjata api sembari menanyakan nama korban serta meminta uang yang dibawanya. Namun, Yanto sempat melawan dan berkelahi dengan salah satu pelaku. ‎

Melihat temannya bergumul dengan Yanto, salah satu pelaku menembakkan senjata api rakitan ke kepala Ernawati dan membuatnya tersungkur ke tanah. Lalu pelaku mengambil bungkusan berisi uang dari tangan Ernawati.

Korban yang sudah bersimbah darah langsung dilarikan ke Puskesmas Muara Lakitan untuk mendapat pertolongan. Namun, sayang nyawa korban tak bisa terselamatkan.

“Mereka memang bawa uang Rp8 juta, tapi hanya Rp5 juta yang diambil,” papar Awan, kerabat korban.

Kata dia, suami korban sempat melakukan perlawanan. Namun, kalah jumlah sehingga Yanto sempat ingin kabur. Namun, rupanya para perampok langsung menembak istrinya.

“Yanto bajunya saja yang robek kena bacokan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Nasharudin, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya sudah melakukan olah TKP serta memintai keterangan saksi usai mendapat informasi.

“Motifnya masih diselidiki dan kita sedang melakukan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya. (ery/ain)

 

 

 

 

 

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts