Walikota Lubuklinggau Tinjau Korban dan Berpesan Musibah Ini Intropeksi Kita Semua

Jumat, 6 Oktober 2017
Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe dan jajaran saat melayat ke rumah korban.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com– Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe meminta semua pihak mengambil hikmah atas peristiwa wafatnya satu keluarga akibat diduga terisap gas beracun dari mesin genset.

“Kita tidak boleh menyalahkan siapapun, apalagi akibat mati lampu. Sebaiknya ini intropeksi untuk kita semua bahwa jangan menghidupkan mesin genset dalam rumah,” katanya.

Read More

Dilihat kondisi rumah, cukup minim ventilasinya, jadi sirkulasi udara tidak lancar. “Memang perlu banyak ventilasi di rumah. Jadikan ini pembelajaran untuk ke depannya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri, Candra (41) dan Elisa (38) serta dua anaknya, M Fahri Nizarullah (10) dan Afif Wahyu Ramadhan (3 bulan) sekitar pukul 7.00 WIB, Jumat (6/10/017) ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Mandala, RT 1, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat ll, Kota Lubuklinggau. Diduga para korban tewas keracunan asap mesin genset yang dihidupkan dalam rumahnya.

Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 15.45, jenazah 4 korban belum dikuburkan. Di lokasi nampak terlihat melayat Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan jajarannya, Wakapolres, Kompol Andi Kumara, Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofyan Hadi dan salah seorang perwira, Ipda Zulfikar Simanjuntak. (and)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts