Wakil Ketua MPR Mohon Mahasiswa Tidak Ikut – Ikutan Jadi Parlemen Jalanan

Senin, 14 Agustus 2023

Jakarta, Sumsel update. com- Wakil Ketua MPR RI Prof. Fadel Muhammad prihatin dengan suhu politik yang terus memanas jelang pelaksanaan pemilu, 14 Februari 2024. Menurut Fadel, kondisi saat ini, akan terus meningkat hingga pelaksanaan pilpres dan pileg 2024.

Karena itu semua pihak harus bisa menahan dan menenangkan diri, kalau tidak, akan menimbulkan efek besar dan merepotkan pemerintah. Apalagi, kondisi ekonomi mudah terpengaruh, dan bisa berubah setiap waktu.

Read More

Fadel berharap komunitas kampus bisa mengontrol mahasiswanya, untuk tidak ikut-ikutan ke jalan bersama aksi demo lain menggelar aksi perlemen jalanan. Setidaknya hingga pelaksanaan pemilu 2024. Karena, keterlibatan mahasiswa turun ke jalan bersama aksi demo, bisa berpengaruh terhadap stabilitas nasional.

“Mari kita tahan, setidaknya hingga pemilu 2024, toh pemilu tinggal beberapa bulan lagi. Saya khawatir, kalau mahasiswa terlibat dalam aksi, seperti demo oleh ribuan buruh, beberapa hari lalu, imbasnya sangat besar. Karena itu kita berharap pihak kampus turut menenangkan, agar tidak terjadi peristiwa tidak diinginkan,” kata Fadel di Kota Malang Jawa Timur, Sabtu (12/8/2022).

Kunjungan tersebut dilakukan mantan gubernur Gorontalo untuk memenuhi undangan menghadiri pengukuhan guru besar di Universitas Brawijaya Malang. Keberhasilan kampus menahan mahasiswa tidak turun ke jalan melakukan demo bersama pendemo lain, menurut Fadel minimal sampai pemilu, bisa berkontribusi besar terhadap stabilitas nasional.

“Kemarin demo buruh itu menuntut penghapusan Omnibus law, juga minta turun presiden dari jabatan, kan itu tidak mungkin. Beruntung demo berjalan aman, karena mahasiswa tidak ikut-ikutan jadi parlemen jalanan,”jelas Fadel.

Menyangkut guru besar yang acap kali ikut dukung mendukung dalam pasangan capres cawapres, menurut Fadel, itu hal lumrah. Karena, setiap individu memiliki hak sama berdemokrasi.

Selama, dilakukan dengan baik dan benar, tidak ikut-ikutan turun ke jalan, masih bisa ditolerir. Yang penting hak demokrasi itu bisa disalurkan dengan baik, dan tidak menimbulkan kegaduhan. Seperti turun ke jalan, itu semestinya di tahan dahulu.

“Sekali lagi, kita mohon perguruan tinggi dapat menahan diri, untuk sementara tidak turun ke jalan, minimal sampai Pemilu berakhir,” tegasnya.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts