Wakil Ketua Komisi X DPR Sesalkan Kontroversi Wasit Dalam Pertandingan Aceh Vs Sulteng di PON

Writer: - Selasa, 17 September 2024
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden dalam pertandingan sepakbola antara Aceh dan Sulawesi Tengah (Sulteng) pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) baru-baru ini.

Hetifah menyoroti pentingnya integritas dan fair play dalam setiap kompetisi olahraga, terutama dalam event besar seperti PON yang seharusnya menjadi sarana menemukan dan mengembangkan bakat atlet dari seluruh penjuru Indonesia.

“Selaku Wakil Ketua Komisi X DPR RI tentu sangat menyayangkan dan prihatin terhadap situasi yang terjadi dalam pertandingan antara Aceh dan Sulawesi Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) baru-baru ini. Terutama karena event besar seperti PON seharusnya menjadi ajang untuk menemukan dan mengembangkan atlet berbakat dari seluruh Indonesia,” ujar Hetifah (16/9/2024).
Hetifah menekankan, insiden seperti aksi wasit yang dianggap berat sebelah bisa merusak integritas pertandingan dan menimbulkan frustrasi bagi para pemain, official, dan penonton.

“Pertandingan olahraga yang diwarnai kontroversi seperti itu memang bisa sangat mempengaruhi persepsi publik tentang fair play dan profesionalisme dalam kompetisi. Hal ini juga bisa menciptakan tantangan besar membangun kepercayaan dan meningkatkan standar sepak bola di Indonesia,” jelasnya.

Hetifah juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa setiap pertandingan diadili secara adil dan transparan.
Dia berharap pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian ini dan memastikan ke depan, setiap pertandingan olahraga di Indonesia dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip sportivitas dan keadilan.

Baca juga : HNW Dukung MKD DPR RI Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Anggota DPR Terbukti Main Judi Online

“Kami di Komisi X DPR RI siap mendukung upaya yang diperlukan untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan kompetisi olahraga di tanah air. Hal ini termasuk peningkatan kualitas dan integritas perangkat pertandingan, agar olahraga di Indonesia dapat berkembang lebih baik dan profesional,” tutur Hetifah.

Baca juga : HNW Kritisi Hilangnya Frasa Perkawinan yang Sah Dari RUU KIA

Dengan kejadian ini, Hetifah berharap semua pihak terkait dapat belajar dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas olahraga Indonesia di masa mendatang, terutama dalam hal integritas dan fair play. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts