Wakil Ketua DPRD Sumsel Jadi Saksi Kasus Masjid Sriwijaya

JPU Kejati Sumsel juga menghadirkan lima saksi terkait kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya.

Palembang, Sumselupdate.com –  Giri Ramadha N Kiemas, yang sekarang menjadi Wakil Ketua DPRD Sumsel, dihadirkan menjadi saksi dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang atas dua terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi.

JPU Kejati Sumsel juga menghadirkan saksi lain, termasuk Ramdhan Basyeban (Sekretaris Dewan), Agus Sutikno (mantan Ketua Komisi III, DPRD Sumsel), M F Ridho (Anggota DPRD Sumsel), dan Yansuri (anggota DPRD Sumsel).

Read More

JPU Kejati menghadirkan langsung saksi dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Azis SH MH, di PN Tipikor Palembang, kamis (7/10/2021).

Dikonfirmasi saat skorsing, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramadha N Kiemas mengatakan, pihaknya hadir sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait proses penganggaran dana hibah di DPRD Sumsel.

“Kalau ditanya mengenai proses dan prosedur dana hibah sudah benar atau tidak, tentu jika sudah sampai ke DPRD harusnya sudah memenuhi Permendagri,” ujar Giri, Kamis (7/10/2021).

Jika sudah sesuai dengan Permendagri, ketika di DPRD tinggal mengambil kebijakannya politiknya saja, untuk menganggarkan dana hibah tersebut.

“Jadi asumsi kita DPRD sudah sesuai dengan aturan berlaku. Sudah siap,” jelasnya.

Disinggung mengenai apakah bentuk fisik proposal tersebut benar ada atau tidak, Giri mengatakan, dirinya tidak mengetahui, pasalnya hal tersebut ada di pihak eksekutif.

Yang mana dijelaskan oleh Giri Ramandha, dana hibah itu totalnya sebesar Rp1,3 triliun, dengan rinciannya. Yang setelah di dalami pembahasan ke komisi sebagai pratiksi.

“Di Komisi baru dibahas per item anggaran tersebut. Benar atau tidak, dan sudah diyakini oleh pihak eksekutif, serta sesuai ketentuan,” jelasnya.

Kembali disinggung mengenai fee di DPRD, Giri mengatakan, dirinya tidak pernah terima dan tidak pernah tahu mengenai fee yang dimaksud.

“Itukan untuk membangun masjid, gila namanya kalau sampai ada fee,” tutupnya. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.