Wacana Deposit Calon Ketua KONI Muba Menguat, Caretaker: Jadi Pertimbangan Syarat Musorkablub

Writer: - Sabtu, 4 Juli 2026
Ketua Caretaker KONI Musi Banyuasin, Tubagus Sulaiman, memberikan keterangan terkait persiapan Musorkablub KONI Muba yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026. Caretaker telah menyelesaikan verifikasi 53 cabang olahraga dan tengah membahas wacana deposit sebagai salah satu persyaratan bagi bakal calon Ketua KONI Muba. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Caretaker Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Musi Banyuasin (Muba) membuka peluang menjadikan uang partisipasi atau deposit komitmen sebagai salah satu persyaratan bagi bakal calon Ketua KONI Muba.

Wacana tersebut muncul menyusul minimnya anggaran hibah yang dimiliki KONI Muba untuk menjalankan organisasi maupun menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).

Read More

Ketua Caretaker KONI Muba, Tubagus Sulaiman, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah merampungkan verifikasi surat keputusan (SK) kepengurusan terhadap 53 cabang olahraga (cabor) yang menjadi anggota KONI Muba.

“Verifikasi SK terhadap 53 cabor telah selesai dilakukan sebagai bagian dari persiapan Rapat Kerja (Raker) dan Musorkablub yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli mendatang,” kata Tubagus kepada Sumselupdate.com, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan agenda organisasi. Bahkan, persiapan Raker saat ini masih mengandalkan dana swadaya dari pengurus caretaker.

Karena itu, kata Tubagus, muncul wacana agar para bakal calon Ketua KONI Muba memberikan deposit komitmen atau uang partisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Musorkablub sekaligus menjadi indikator kesiapan mereka memimpin organisasi.

“Nah, ini yang akan menjadi bahan pertimbangan sebagai salah satu persyaratan. Sementara untuk pelaksanaan Raker, kami masih menggunakan dana swadaya caretaker,” ujarnya.

Tubagus menegaskan, hingga kini wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Ia juga membantah isu yang menyebut Caretaker KONI Muba berpihak kepada salah satu bakal calon ketua. Menurutnya, seluruh tahapan yang dijalankan tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

“Tidak benar. Justru kami ingin semua proses berjalan secara fair play sesuai AD/ART,” tegasnya.

Menanggapi sorotan terkait kehadiran salah seorang pejabat Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Muba dalam rapat caretaker, Tubagus menjelaskan pejabat tersebut memang merupakan pengurus KONI Muba yang secara organisasi ditunjuk menjadi anggota caretaker.

“Yang bersangkutan hadir karena merupakan bagian dari pengurus KONI Muba dan menjadi anggota caretaker secara organisasi,” pungkasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts