Sekayu, Sumselupdate.com – Komitmen membenahi dunia olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) disampaikan Darwin dalam acara konsolidasi dan silaturahmi bersama pengurus KONI dan sejumlah ketua cabang olahraga (cabor), di Resto Dapur Kelinci, Kota Sekayu, Kamis malam (21/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Darwin menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan alokasi anggaran pembinaan olahraga dengan porsi 70 persen untuk cabor dan 30 persen untuk KONI.
“Untuk dana KONI saya akan fokuskan agar terdistribusi lebih besar ke cabor. Saya akan distribusikan dengan porsi pendanaan 30 persen di KONI dan 70 persen di cabor. Hal ini penting agar cabor lebih leluasa melakukan pembinaan dan mengikuti sejumlah event bersama atlet,” ujarnya.
Bermodalkan pengalaman di berbagai organisasi serta saat menjabat pimpinan DPRD Muba, Darwin mengaku ingin mendedikasikan pengalaman dan kemampuannya untuk menata KONI lebih baik sekaligus memajukan olahraga di Bumi Serasan Sekate.
Menurutnya, kemajuan olahraga akan berdampak langsung terhadap prestasi daerah dan membawa nama baik Kabupaten Musi Banyuasin di tingkat yang lebih tinggi.
“Jika Muba meraih prestasi olahraga, artinya saya bisa membantu menjaga nama baik bupati melalui prestasi tinggi di bidang olahraga,” katanya.
Darwin menilai, seorang Ketua KONI harus memiliki pemahaman yang baik terhadap birokrasi, hukum, dan politik karena seluruh aspek tersebut saling berkaitan dalam menjalankan organisasi olahraga.
“Kriteria Ketua KONI itu harus paham birokrasi, mengerti hukum, dan memahami politik. Kalau tidak menguasai itu, perjalanan organisasi tidak akan maksimal,” tegasnya.
Ia juga berharap para pemilik hak suara, khususnya yang berlatar belakang aparatur sipil negara (ASN), dapat menentukan pilihan secara objektif demi kemajuan olahraga di Musi Banyuasin.
“Jangan ada intervensi terhadap kalangan PNS. Biarkan mereka menentukan pilihan terbaik menurut penilaian mereka demi KONI yang lebih baik dan prestasi yang lebih gemilang,” harapnya.
Selain fokus pada pembenahan organisasi, Darwin juga menegaskan akan memprioritaskan penjaringan atlet lokal asli putra daerah melalui pembinaan berjenjang dan kompetisi yang berkesinambungan.
Menurutnya, pola pembinaan tersebut nantinya akan diserahkan kepada masing-masing cabor dengan dukungan anggaran pembinaan yang memadai demi melahirkan atlet berprestasi untuk Musi Banyuasin.
(**)











