Viral, Beredar Video Aksi Pembacokan di Seberang Palembang Indah Mall

Sabtu, 26 November 2022
Salah satu potongan video dari rekaman CCTV saat penganiayaan yang terjadi di seberang Palembang Indah Mall (PIM) tepatnya di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Jumat (25/11/2022) dinihari.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Viral, beredar video aksi penganiayaan berat menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh sekelompok orang pada Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 04.30 WIB.

Read More

Peristiwa  pembacokan tersebut terjadi tepat di seberang Palembang Indah Mall (PIM) tepatnya di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Dalam rekaman CCTV dengan durasi sekitar 56 detik tersebut, terlihat sekelompok orang mengejar satu orang pria dengan menggunakan senjata tajam diduga jenis samurai.

Dalam kamera pengintai pada detik 16, muncul pria membawa sajam yang disembunyikan di balik hodie  datang dari arah jalan menuju depan ruko mengejar seorang pria.

Tak lama, pada detik ke 20 korban yang berlari ke arah ruko dihantam satu rekan pelaku dengan menggunakan balok panjang.

Korban yang terjatuh menjadi sasaran pria pembawa sajam tersebut, dengan empat kali tebasan.

Terlihat saat kejadian ada tiga orang pria juga yang berada di TKP. Di mana satu di antaranya mencoba melerai. Sementara dua lainnya terlihat menjauh dari lokasi.

Tak lama saat kondisi korban yang sudah terduduk bersimbah darah, datang seorang wanita yang langsung pasang badan menutupi tubuh korban agar tak menjadi bulan-bulanan dua pelaku lainnya.

Memasuki detik ke-36, kedua pelaku tersebut meninggalkan korban yang sudah terduduk di depan ruko.

Diduga pristiwa tersebut terjadi tepat di seberang Palembang Indah Mall ( PIM), yang berada di jalan Letkol Iskandar, kel. 24 Ilir, Bukit Kecil Palembang.

” Iya benar kejadiannya kemarin dini hari,” kata Kanit Reskrim Polsek IB I Palembang Iptu Apriansyah.

Iptu Apriansyah mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan dari keluarga korban. “Kemungkinan korban masih menjalani pengobatan,” terangnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts