Polisi masih mendalami video yang memperlihatkan pelajar tersebut memamerkan senpira saat mengikuti konvoi kendaraan bermotor bersama sejumlah rekannya.
Konvoi tersebut disebut berlangsung dari kawasan Jakabaring hingga Jembatan Ampera. Penyidik masih menelusuri rangkaian kejadian serta pihak-pihak lain yang mungkin berkaitan dengan aksi tersebut.
Selain senpira dan satu butir amunisi, polisi turut mengamankan sepeda motor yang diduga digunakan pelajar tersebut saat mengikuti konvoi.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam pemeriksaan Satreskrim Polrestabes Palembang. Penyidik juga mendalami asal-usul senpira serta keterkaitannya dengan video konvoi yang viral di media sosial.
Polisi mengingatkan para pelajar agar tidak memiliki, membawa maupun memamerkan benda berbahaya yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu keamanan serta ketertiban umum.











