Palembang, Sumselupdate.com – Walau telah empat kali masuk Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang. Namun tidak membuat Adi alias Bagong (34) jera. Bahkan, kali ini kaki Bagong terpaksa patah setelah ditembus timah panas petugas lantaran mencoba kabur saat akan ditangkap, Jumat (28/4/2017).
Kejadian bermula ketika tersangka yang merupakan warga Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Cahaya Bulan, Kecamatan IB II melakukan aksi copet di kawasan Pasar 16 Ilir terhadap M Sobri yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dari saku celana korban, tersangka mengambil satu unit ponsel. Namun tanpa disadari pelaku, saat ia beraksi ada anggota Unit Pidana Umum Polresta Palembang yang sedang melakukan patroli, sehingga pelaku dapat langsung diamankan.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan tersangka merupakan spesialis copet di kawasan Pasar 16 Ilir dan beberapa kali menjalani hukuman atas kasus yang sama.
“Tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas karena berusaha kabur saat akan diamankan dan saat ini kita masih mengejar dua rekan tersangka serta untuk barang bukti diamankan satu ponsel merek LG milik korban,” katanya.
Sedangkan tersangka Bagong mengaku sudah sering mencopet di kawasan Pasar 16 Ilir lantaran tidak mempunyai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari istri dan satu anaknya.
“Terakhir saya mencopet bersama Unyil dan Deni, dapat handphone LG warna hitam. Tugas saya menambrak korban, kalau yang ambil hp korban itu Unyil,” ucapnya. (tra)











