Usai Menghabisi Herman, Pelaku Pembunuhan di Empat Lawang Menyerahkan Diri ke Polsek Pagaralam Selatan

Tersangka Leo Saputra saat diamankan di Mapolsek Pagaralam Selatan, Selasa (12/10/2021).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Koordinasi lintas kota guna menangkap pelaku pembunuhan yang melarikan diri ke wilayah Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berbuah hasil manis.

Read More

Tersangka Leo Saputra (31), warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang yang melakukan pembunuhan terhadap Herman alias Man bin Din (58), warga Talang Sungai Kubuan, Desa Kemang Manis, Tebing Tinggi, Empat Lawang, berhasil diringkus Satreskrim Polsek Pagaralam Selatan dan Satreskrim Pidum Polres Pagaralam di bawah pimpinan Ipda Akhirudin, SH.

Satreskrim Polsek Pagaralam Selatan dan Satreskrim Pidum Polres Pagaralam  yang mem-back up Satreskrim Polres Empat Lawang pada Selasa (12/10/2021), secara kooperatif pelaku yang didampingi pihak kelurga menyerahkan diri.

Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono S.Ik melalui Kapolsek Pagaralam Selatan Ipda Akhirudin, SH membenarkan kegiatan pengamanan pelaku pembunuhan yang menyerahkan diri.

“Kami mem-back up dan memfasilitasi personel Satreskrim Polres Empat Lawang yang datang ke Polsek Pagaralam Selatan,” kata Ipda Akhirudin, SH, Rabu (13/10).

“Alhamdulillah pelaku LS yang telah melarikan diri sejak kejadian pembunuhan tanggal 12 Oktober 2021 di wilayah Kabupaten Empat Lawang telah berhasil diamankan,” terang Kapolsek saat dihubungi Sumselupdate.com.

Dari hasil integorasi, pelaku pembunuhan Leo Saputra mengaku jika pembunuhan ini berlatar belakang persoalan sepele.

Jasad Herman saat diautopsi petugas.

Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Aidil Fitri melalui Kanit Reskrim Ipda Ultadianto mengatakan, motif pelaku menghabisi korban berawal korban Herman  tidak senang karena hewan ternak kambing milik pelaku sering memakan tanaman di kebunnya.

Melihat tanamannya rusak, Herman diduga mencoba menegur pelaku. Diduga teguran korban membuat pelaku justru naik pitam sehingga terjadilah perkelahian di antara dua pria tersebut.

Usai duel berdarah tersebut, pelaku Leo Saputra  menghampiri warga bernama Eko dan menerangkan bahwa dirinya habis berkelahi dengan korban.

Leo Saputra meminta Eko mengecek ke pondok korban, apakah masih hidup atau sudah meninggal.

Kemudian, Eko  meminta bantuan M Rais untuk mengecek ke dalam pondok.

Setelah dicek ke dalam pondok, ternyata korban sudah meninggal dunia dalam posisi tertelungkup dengan dada bekas luka tembakan senapan angin.

Mendapati pemandangan mengerikan itu, M Rais meminta tolong kepada masyarakat sekitar pondok unguk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Di lain tempat tersangka Leo Saputra mengetahui seterunya sudah tewas, menyerahkan diri ke Kapolsek Pagaralam Selatan.

Usai menyerahkan diri, anggota Sat Reskrim Polsek Tebing Tinggi dan Polres Empat Lawang melakukan penjemputan tersangka. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.