Mekkah, Sumselupdate.com – Fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) telah selesai. Usai puncak haji ini, tercatat total jamaah haji yang wafat di Arab Saudi 191 orang. Dari jumlah tersebut, 14 orang di antaranya merupakan jamaah haji khusus.
Jamaah yang wafat itu berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia. Seperti Jakarta, Padang, Palembang, Surabaya, Batam, dan lainnya.
Informasi ini berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, Jumat (16/08), pukul 02.21 Waktu Arab Saudi.
Sebelumnya Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Yusuf Singka mengatakan, bahwa selama fase Armuzna, jemaah haji meninggal tercatat 21 orang.
“13 jemaah haji meninggal di RS Arab Saudi, 4 meninggal di tenda, dan 1 orang meninggal di Jabal Rahmah. Sudah dilakukan evakuasi. Dan 3 jemaah haji wafat saat perjalanan rujukan ke RS Arab Saudi. Di klinik Mina tidak ada yang meninggal, ” kata Eka Yusuf Singka.
Dia mengimbau untuk saat ini jemaah haji yang baru kembali dari Mina tidak terlalu banyak melakukan aktifitas, karena kondisi jemaah yang masih kelelahan.
Jemaah haji Indonesia yang kondisi kesehatannya kurang baik bila tetap dirawat di Arab Saudi akan ditanazulkan (dipulangkan) lebih awal ke Indonesia. Hal itu juga atas permintaan pasien bersangkutan.
“Kita lihat kondisinya penyakitnya dan atas kemauan bersangkutan dan ketua kloter ingin dipulangkan lebih awal. Kan sudah berhaji dan bila kondisinya sakit berkelanjutan,” katanya. (mch/shn)











