Abu Dhabi, Sumselupdate.com – Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab mengumumkan larangan bagi seluruh warga negaranya untuk bepergian ke Iran, Lebanon, dan Irak menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Kamis (30/4/2026) malam waktu setempat melalui platform X, kementerian juga meminta warga UEA yang saat ini berada di ketiga negara tersebut untuk segera meninggalkan wilayah itu dan kembali ke tanah air demi keselamatan.
Selain itu, pemerintah UEA mengimbau warganya di Iran, Lebanon, dan Irak untuk segera menghubungi pihak kementerian melalui nomor darurat yang telah disediakan sebagai bagian dari langkah antisipatif perlindungan warga negara.
Kebijakan ini diambil di tengah dinamika konflik kawasan, meskipun saat ini telah berlaku gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak 8 April 2026, setelah sebelumnya terjadi pertempuran selama 40 hari.
Gencatan senjata juga terjadi antara Israel dan Lebanon yang mulai berlaku pada pertengahan April 2026. Namun demikian, situasi keamanan di kawasan masih dinilai belum sepenuhnya stabil.
Langkah UEA tersebut mencerminkan meningkatnya kewaspadaan negara-negara di kawasan terhadap potensi eskalasi konflik yang dapat membahayakan keselamatan warga sipil.
(**)











