Turnamen Tinju Pantai di PALI Batal

Wabup PALI Ferdian Andreas Lacony

PALI, Sumselupdate.com – Karena keterbatasan waktu dalam mempersiapkan gelaran yang bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, membuat turnamen tinju pantai di Kabupaten PALI yang rencananya akan digelar 8 Oktober mendatang gagal digelar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Panitia River Beach Boxing, Junaidi Anwar, SE MSi ketika dihubungi sumselupdate.com, Jumat (16/9/2016). Meskipun awalnya telah berkomitmen untuk membagi kepanitiaan menjadi dua, yakni panitia daerah dan panitia pusat. Namun, pada rapat terakhir kepanitiaan persiapan diserahkan sepenuhnya ke Kabupaten PALI.

“Pada awalnya 2 September antara Pemkab PALI yang diwakili KONI, Disporapar Kabupaten PALI dan saya mewakili kepanitiaan dengan pihak Kemenpora RI telah sepakat bahwa persiapan terbagi atas dua panitia, yaitu daerah dan pusat, tapi pada rapat 5 september diubah menjadi seluruh persiapan diserahkan ke panitia daerah. Sedangkan mereka hanya mendatangkan atlet saja,” beber Junaidi.

Atas itulah, Pemkab PALI setelah berkonsultasi dengan Bupati PALI H Heri Amalindo menunda turnamen yang pertama kali digelar di dunia itu. “Padahal kita sudah memilih Event Organizer (EO) nya untuk pertandingan nanti,” sambungnya.

Pemkab PALI tidak ingin gegabah dalam mempersiapkan turnamen, apalagi kalau sampai mendatangkan Presiden RI Joko Widodo.

“Kita tidak ingin gegabah, kalau memang demikian, kita tunda dulu, karena kita hanya diberikan waktu satu bulan. Andai kepanitiaan tetap pada komitmen awal, kita tetap optimis gelaran tinju pantai bisa digelar di Bumi Serepat Serasan,” tandasnya.

Disinggung soal permasalahan dana, menurut Junaidi pihaknya sudah menyiapkan hal tersebut. “Tertunda nya turnamen itu hanya soal persiapan waktu yang cukup singkat. Kalau soal dana dan lain hal itu sudah kita siapi semua. Termasuk ring pun sudah kita pesan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dalam suatu kesempatan mengakui jika turnamen tinju pantai ditunda. “Yang bisa saya sampaikan masalah ini adalah gelaran tinju pantai ditunda untuk selebihnya tanya ketua panitia atau sekretaris panitia,” ucap Wabup.

Diakui Wabup, bahwa ditundanya gelaran beach boxing bukan soal biaya. “Anggaran total nya berkisar Rp9 miliar, selain dari kementerian olahraga, juga dari kita tuan rumah, ada nominal yang sudah kita persiapkan melalui APBD, kalau tidak salah sekitar Rp4 miliar,” imbuhnya.

Menurutnya hanya persoalan waktu saja karena Pemerintah Kabupaten PALI menginginkan pada saat gelaran tinju pantai, orang nomor satu di negeri ini bisa datang ke PALI. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.