Kejagung: Mary Jane akan Tetap Dieksekusi

Mary Jane Veloso

Jakarta, Sumselupdate.com – Kejaksaan Agung menegaskan akan tetap mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Veloso.

“Sering kami katakan bahwa kalau pun Mary Jane terbukti sebagai korban human trafficking di Filipina, fakta nya dia sudah tertangkap tangan menyelundupkan heroin ke wilayah hukum Republik Indonesia,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo, Jumat, seperti dilansir republika.co.id, (16/9/2016).

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, pihaknya akan tetap menunggu proses hukum di Filipina karena pihaknya menghargai proses hukum negara tetangga tersebut. Sebelumnya, Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk menghentikan eksekusi hukuman mati, termasuk kepada Mary Jane Veloso.

“Mary Jane hanya korban seperti halnya puluhan perempuan migran Indonesia yang juga sedang terancam hukuman mati di luar negeri. Apalagi kasus hukum di Filipina menuntut perekrut yang menjebak nya juga masih berlangsung,” kata koordinator JBMI Sringatin melalui keterangan tertulis, Selasa (13/9/2016).

JBMI tidak menyepakati alasan Presiden Jokowi bahwa Presiden Duterte telah memberi izin untuk dijadikan dasar meneruskan rencana eksekusi mati Mary Jane. Keputusan Presiden Jokowi tidak mempertimbangkan nasib 209 Buruh Migran Indonesia, 63 orang diantaranya adalah perempuan yang sedang terancam hukuman mati di luar negeri.

“Pemerintah Indonesia telah mengadopsi Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sejak 2007. Maka sudah sewajibnya pemerintah menegakkan keadilan dan perlindungan bagi korban seperti Mary Jane, Merri Utami dan korban-korban lainnya sesuai amanat peraturan ini,” jelas Sringatin. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.