Tumpukan Sampah di Pasar Pendopo Menggunung

Jumat, 24 Februari 2017
Tumpukan Sampah

PALI, Sumselupdate.com – Ternyata, ketika sebagian memperingati hari peduli sampah pada 21 Februari kemarin, tampaknya tidak berpengaruh terhadap terciptanya lingkungan bersih yang bebas dari sampah.

Seperti terlihat di Pasar Tradisional Pendopo kabupaten PALI. Bau menyengat langsung tercium ketika hendak memasuki pasar tradisional kota Pendopo Kabupaten PALI dari arah Simpang Empat Talang Ubi.

Read More

Bau menyengat tersebut berasal dari tumpukan sampah yang berada di simpang tiga pasar Pendopo yang sudah empat hari ini tidak diangkut oleh petugas sampah.

Akibatnya, separuh jalan dipenuhi tumpukan sampah yang menggunung. Kondisi tersebut membuat lalu lintas di pasar pun menjadi terhambat.

Tidak hanya itu, ditimpa hujan beberapa hari ini, membuat sampah semakin membusuk. Tak pelak, para pedagang serta pengunjung pasar pendopo pun sangat merasa tidak nyaman.

Bahkan, ada beberapa pedagang yang terpaksa libur lantaran sampah yang menumpuk tepat di depan kiosnya.

Kondisi seperti itu sangat dikeluhkan masyarakat. Seperti yang disampaikan Nurlela (51) warga Pendopo saat dijumpai sumselupdate.com ketika berada di pasar.

“Sudah empat hari pak sampah belum diangkut. Kami nak belanjo pun jadi tidak nyaman dan terganggu karena bau busuk dari tumpukan sampah yang menyengat,” keluh Nurlela, salah satu pengunjung pasar Pendopo yang setiap hari belanja ke pasar.

Tidak hanya pengunjung, para pedagang pun juga sangat terganggu dengan tumpukan sampah yang menggunung itu.

“Permasalahannya saya tidak tahu kenapa sampah belum juga diangkut meski ini sudah memasuki hari keempat. Padahal kami disini setiap hari bayar retribusi,” ungkap Neni, pedagang yang berjualan di sekitar bak penampungan sampah, Jumat (24/2).

Selain merusak pemandangan pasar, bau menyengat serta sebagian badan jalan tertutup sampah, diakui Neni membuat beberapa pedagang tidak bisa berjualan.

“Pembeli enggan bertransaksi dekat gundukan sampah karena bau. Makanya ada pedagang yang tidak berjualan karena tertutup sampah. Kami saja hari ini sepi pembeli pak. Kami harapkan instansi terkait agar secepatnya mengangkut sampah,” harapnya. (adj) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts