Tubuh Membengkak dan Tak Bisa Digerakkan Lagi, Warga Desa Midar Muaraenim Butuh Uluran Tangan Dermawan

Minggu, 21 Juni 2020
Kondisi Gamal yang tinggal di kebun karet di Dusun II, Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Sabtu (20/6/2020).

Laporan Sahrial Hadi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sungguh miris apa yang dialami Gamal (43), warga Desa Midar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan.

Read More

Mencari nafkah di kebun karet yang terletak di Dusun II, Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, ayah tiga anak ini justru jatuh sakit.

Sakit yang dideritanya tak tanggung-tanggung, dia mengalami bengkak di bagian perut, tangan hingga kedua belah kakinya.

Saat ditemui Sumselupdate.com, Sabtu (20/6/2020), Gamal mengaku, menderita sakit sudah hampir satu tahun terakhir.

Menurutnya, saat ini tubuhnya sudah tidak bisa digerakkan lagi dari tempat tidur. Dia hanya bisa duduk saja.

Kondisi kediaman Gamal di kebun karet Dusun II, Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Sabtu (20/6/2020).

 

“Saya menderita sakit ini sudah hampir satu tahun, saya pernah berobat ke dokter praktek, namun disarankan untuk dirawat di rumah sakit,” kata Gamal dengan nada lirih.

Gamal yang merupakan warga asli Desa Midar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim mengaku, untuk mengobati sakit dia tak punya uang dan sangat butuh uluran tangan dermawan.

Terlebih lagi, Gamal kini  masih memiliki tanggungan dua putrinya yang masih duduk di bangku SMP berumur 14 tahun dan SD berusia 11 tahun.

Gamal mengaku saat ini baru mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Desa Midar, Kecamatan Gelumbang, Muaraenim.

Sementara itu, Ila (45), salah seorang tetangga mengatakan, Gamal mempunyai tiga orang anak yang semuanya perempuan. Anak pertama Gamal diurus nenek dari sebelah mantan istrinya di Desa Jambu, Kecamatan Gelumbang, Muaraenim.

Sedangkan kedua putrinya ikut bersama Gamal. Kedua putrinya itulah yang mengurusi Gamal baik menyadap getah karet, memasak, dan mencuci.

Kepala Desa (Kades) Bakung, Suharman saat disambangi Sumselupdate.com mengaku, sudah tahu keadaan Gamal yang tinggal di kebun karet di Dusun II, Desa Bakung.

Menurutnya, Gamal bukan warga Desa Bakung, karena dia tidak mengurus surat pindah, sehingga domisilinya tetap di Desa Midar, Kecamatan Gelumbang.

“Di sini hanya tempat mencari nafkah, namun kita sudah beri bantuan berupa sembako beberapa hari lalu,” ujar Kades Bakung. (**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts