Tren Positif Lima Tahun, Investasi Kota Palembang Berpeluang Tembus Rp10 Triliun di 2026

Writer: - Kamis, 5 Februari 2026
Kepala DPM-PTSP Kota Palembang, Andrianus Amri. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Capaian investasi Kota Palembang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi berhasil menembus angka di atas Rp9 triliun. Melihat capaian tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang optimistis investasi pada 2026 mampu menembus dua digit atau melampaui Rp10 triliun.

Kepala DPM-PTSP Kota Palembang, Andrianus Amri, mengatakan Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan tetap menjadi magnet bagi para investor, baik nasional maupun asing. Beragam potensi daerah serta dukungan iklim investasi yang sehat menjadi faktor utama pertumbuhan tersebut.

Read More

“Realisasi investasi tahun 2025 sudah tembus di atas Rp9 triliun. Ini menjadi modal optimisme kami bahwa di 2026 investasi bisa mencapai dua digit atau di atas Rp10 triliun,” ujar Andrianus.

Menurutnya, meskipun target resmi dan proyeksi investasi 2026 masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat yang dijadwalkan rilis awal Februari, namun jika melihat histori capaian tahun-tahun sebelumnya, tren investasi di Palembang diprediksi tetap tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi global.

“Kita optimis tumbuh karena target tahun lalu saja sebesar Rp9 triliun sampai akhir Desember sudah over target. Maka 2026 diprediksi bisa tembus dua digit,” tegasnya.

Baca juga : Wujudkan Program Palembang Sehat, Pemkot Palembang Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya

Optimisme tersebut dinilai realistis jika berkaca pada data investasi lima tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2020 hingga 2025, investasi di Kota Palembang terus mengalami peningkatan signifikan.

Pada 2020, realisasi investasi tercatat sebesar Rp1,58 triliun. Angka tersebut melonjak pada 2021 menjadi Rp2,80 triliun atau naik sekitar Rp1,22 triliun. Tren kenaikan berlanjut pada 2022 dengan realisasi mencapai Rp4,58 triliun atau meningkat Rp1,77 triliun dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga : Pemkot Palembang Kantongi Lahan 28 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Kalidoni

Selanjutnya, pada 2023 investasi yang masuk ke Kota Palembang tercatat sebesar Rp6,14 triliun, naik Rp1,29 triliun dari 2022. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2024 dengan lonjakan investasi mencapai Rp2,60 triliun dan total realisasi sebesar Rp8,74 triliun.

Sementara itu, pada 2025 nilai investasi yang masuk hingga Triwulan III telah mencapai Rp9,44 triliun dan masih berpotensi bertambah hingga akhir tahun.

Andrianus menjelaskan, investasi yang masuk ke Palembang didominasi sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, disusul sektor jasa lainnya. Dalam dua tahun terakhir, sektor industri kimia dan farmasi juga menunjukkan kontribusi signifikan.

“Investasi terbesar masih didominasi sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi, termasuk jasa lainnya. Dua tahun terakhir juga terlihat peningkatan dari sektor industri kimia dan farmasi,” jelasnya.

Pertumbuhan investasi tersebut turut berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Data menunjukkan jumlah tenaga kerja yang terserap terus meningkat setiap tahunnya.

Pada 2020 tercatat sebanyak 3.072 tenaga kerja, naik menjadi 3.657 orang pada 2021. Jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 5.179 orang di 2022, kemudian 6.789 orang pada 2023, 7.950 orang di 2024, dan hingga 2025 telah mencapai 8.963 orang.

Dengan tren positif tersebut, Pemkot Palembang melalui DPM-PTSP terus berkomitmen menjaga kemudahan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif agar pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja dapat terus berlanjut. (Iya)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts