Muarabeliti, Sumselupdate.com –
Korban tewas di lokasi areal persawahan yang diketahui adalah milik Kancil, yang berada di Pal 10. Saat kejadian korban bersama anaknya, Tan (9) yang bertugas jaga malam di pondok yang ada di sawah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jumat (8/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB korban bersama anaknya berjalan kaki sekitar dua kilo meter dari rumah menuju area persawahan untuk menginap di pondok tersebut untuk mengintai pelaku pencurian.
Korban berniat melakukan pengintaian aksi pencurian tersebut, lantaran beberapa pekan sebelumnya menjadi korban pencurian dan kehilangan seng di sekitar pondok. Guna mengungkap siapa pelaku yang mencuri, sebab itu korban berniat bermalam di pondok, guna berjaga dan mengintai pelakunya.
Diduga diwaktu yang tepat, korban berhasil memergoki pelaku yang akan melakukan pencurian kembali, karena terpergok korban, pelaku melakukan perlawanan dan sehingga terjadi keributan dan korban mengalami luka bacok di kepala dan luka tembak di bagian dada hinggal tewas di lokasi kejadian.
Menurut informasi diduga pelakunya satu orang. Lalu keseokan harinya, Sabtu (9/12) sekitar pukul 6.20 WIB, istri korban bernama Yeni menuju ke ladang, guna mengatarkan sarapan, dan menggarap sawah, langsung histeris setelah melihat suaminya terguling di dekat pondok yang sudah tidak bernyawa bermandikan darah.
Sementara anak korban Tan, terduduk diam menunggu korban yang sudah tidak bernyawa dan dalam kondisi trauma, diduga akibat Tan melihat langsung kejadian yang membuat ayahnya meninggal dunia.
Sementara Kapolres Musi Rawas (Mura) AKBP Bayu Dewantoro saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dan dirinya sudah mendatangi rumah duka guna memberikan santunan kepada Istri korban, juga anaknya dan arahan agar kelurga yang ditinggalkan bersabar. “Pelakunya saat ini sedang diburu, dan saya meminta agar pelaku sebaiknya menyerahkan diri,” tegasnya. (ain)











