Muarabeliti, Sumselupdate.com – Tokoh agama di Kabupaten Musi Rawas (Mura) memberi apresiasi pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) 2019 yang berlangsung aman dan lancar.
“Terima kasih kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, PPK, PPS dan KPPS karena pelaksanaan pemilu 2019 di Kabupaten Mura mulai dari pencoblosan dan penghitungan berlangsung jujur, adil, transparan dan demokratis,” ungkap Ketua PCNU Kabupaten Mura Kyai Ustman Syafei
Terima kasih juga kepada jajaran aparat keamanan Polri, TNI, Linmas serta semua yang terlibat dalam kegiatan pemilu serentak ini. Karena wilayah Kabupaten Musi Rawas dalam kondisi aman dan kondusif.
“Memang kita harus menjaga kebersamaan, kerukunan dan persatuan yang selama ini telah terjalin dengan baik, maka semuanya bisa berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Mura Anasta Tias, SE, berharap pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara berjalan lancar dan ama Sebab sejak awal Sudah disampaikan kepada PPK untuk dapat menyelesaikan semua persoalan yang ada di tingkat Kecamatan sebelum dibawa ke rapat pleno di KPU Mura.
“Semoga rapat pleno dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir nanti. Walaupun nantinya ada persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” harapnya.
KPU masih ada tenggat waktu sampai 7 Mei 2019 harus selesai. Dan kita targetkan paling lama lima hari untuk pelaksanaan pleno rekapitulasi di Kabupaten Musirawas. Tiap hari pleno dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 23.00.
Terkait mekanisme rapat pleno, peserta yang boleh masuk ruangan rapat sesuai aturan adalah dua saksi partai politik yang memegang mandat boleh mengikuti rapat pleno.
“Sesuai aturan ada 4 saksi dan yang boleh masuk dua saksi parpol. Sebelum rapat dimulai, verifikasi dulu parpol mandatkan siapa saja, ditambah saksi DPD dan saksi presiden,” tegasnya.
Sementara itu, pantauan dilokasi pada hari pertama rapat pleno rekapitulasi ditingkat kabupaten, suasana di lingkungan rapat pleno KPU steril. (ain)











