Todong Mahasiswi Asal Lahat dengan Keris, Dua Pemuda Empat Lawang Disergap  

Tersangka Randi Hidayat alias Botok dan Reski Marsudi saat diamankan di Mapolres Pagaralam.

Laporan: Novrico Saputra

Lahat, Sumselupdate.com – Tim Buser Kepolisian Resort (Polres) Kota Pagaralam berhasil mengungkap kasus penodongan yang menimpa seorang mahasiswi asal Desa Aromantai, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat.

Bacaan Lainnya

Kedua tersangka yang berhasil diringkus itu adalah Randi Hidayat (17) alias Botok dan Reski Marsudi (18), keduanya warga Desa Pajar Menang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang.

Kedua pelaku disergap Tim Buser Polres Pagaralam di rumahnya pada Selasa (23/6/2021), sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, SIk melalui Kasat Reskrim AKP Najamudin dalam press realese, Kamis (24/6) mengatakan, korban RA (24) ditodong ketiga pelaku saat korban duduk di dekat Villa Besemah Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Sumsel pada Selasa (8/6/2021), sekitar pukul 14.50 WIB.

Pada saat itu, ketiga pelaku menghampiri korban dan langsung menodongkan senjata tajam jenis keris. Saat nyali korban ciut, ketiganya memaksa korban menyerahkan HP-nya.

Barang bukti satu buah HP OPPO A1K dan satu bilah senjata tajam jenis keris.

Usai menguras harta benda korban, ketiga pelaku melarikan diri. Oleh korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini dilaporkan ke petugas Polres Pagaralam.

Mendapat laporan ini, aparat penegak hukum langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya pada Rabu (23/6), Tim Buser Polres Pagaralam mendapatkan informasi keberadaan para pelaku.

Sekitar pukul 19.00 WIB kemarin, Tim Buser Polres Pagaralam dipimpin Kasat Reskrim AKP Najadumid, SH dan Kanit Pidum Ipda Erwin melakukan penangkapan terhadap tersangka Reski Marsudi di kediamannya di Desa Fajar Menang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang.

Dari pengakuan tersangka Reski Marsudi jika dia melakukan curas bersama kedua rekannya Randi Hidayat alias Botok dan Edo.

Dari ‘nyanyian’ Reski Marsudi, Tim Buser Polres Pagaralam bergerak cepat dengan melakukan penangkapan Randi Hidayat.

Sedangkan tersangka Edo masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran saat disergap di rumahnya pelaku tidak berada di tempat.

Selanjutnya kedua tersangka berikut dengan barang bukti satu buah HP OPPO A1K dan satu bilah senjata tajam jenis keris dibawa ke Polres Pagaralam guna pemeriksaan lebih lanjut. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.