Tipu Korban Ratusan Juta, Owner Arisan Online Berhasil Ditangkap

Tersangka yakni Citra Silvana Ramadani (29) berhasil ditangkap.

Laporan : Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Pimpinan Kanit Kompol Bakhtiar, berhasil mengamankan seorang wanita tersangka penipuan dan penggelapan berkedok arisan online. Tersangka yakni Citra Silvana Ramadani (29) merupakan warga Medan, Sumatera Utara. Dalam kasus tersebut pelaku berperan sebagai owner arisan online.

Arisan online yang dijalankan oleh tersangka tak hanya menarik peminat dari kota Medan, bahkan diseluruh Indonesia termasuk di Kota Palembang.

Diketahui korban berjumlah dua orang asal Palembang, yang melaporkan owner arisan tersebut, karena tidak membayar hak korban yang mendapat giliran untuk menerima uang.

Sarana yang digunakan pelaku untuk merekrut korbannya, dengan cara menawarkan arisan online melalui media sosial. Bahkan memberi arisan yang dibentuk oleh tersangka ini sudah mencapai ratusan orang, dengan berbagai kloter arisan online yang ditawarkan.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengungkapkan modus yang dilakukan tersangka ini dengan cara menawarkan kepada member untuk bergabung mengikuti arisan online yang dikelolanya.

Citra Silvana Ramadani tipu korban sampai ratusan juta.

“Kemudian tersangka ini membuat grup Whatsapp untuk member arisan online yang dikelola tersangka, setelah berjalan terjadi modus yang dilakukan tersangka terhadap para korbannya dengan tidak membayar hak membernya yang seharusnya mendapatkan bagiannya,” ujar Suryadi, Rabu (13/1/2021).

Tersangka berdalih tak membayarkan hak para korbannya, karena tunggakan yang dilakukan oleh member lainnya, yang sudah terlebih dahulu mendapatkan uang arisan online tersebut.

“Kalau di Sumsel sendiri ada dua korban, diketahui masih banyak korban lainnya yang akan melaporkan terkait arisan online yang dilakukan oleh tersangka ini,” lanjut Suryadi.

Dari total uang korban yang dikumpulkan oleh penyidik Jatanras Polda Sumsel, korban tertipu total sebesar Rp500 juta. Dari barang bukti yang diamankan berupa screenshot hasil percakapan dengan korbannya, saat korban meminta haknya untuk dibayarkan dengan cara halus.

Tersangka menjawab dengan perkataan kasar dan menjawab dengan berbagai alasan, bahwa arisan tersebut belum bisa dibayarkan.

Sementara itu, tersangka dengan menggunakan baju tahanan berbaju orange hanya bisa tertunduk sembari menutup wajahnya dengan sebuah map karena malu atas perlakuan yang dibuatnya.

Bahkan tersangka tak satu pun mengeluarkan kata ketika ditanya oleh wartawan terkait apa yang telah dilakukan oleh tersangka ini.

Atas kejadian ini, tersangka dikenakan pasal 372 KUHP Jo 378, Jo 379 A KUHP terkait penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.