Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya mengangkat harkat dan martabat para penyandang disabilitas agar memperoleh hak. Salah satu yang dilakukan Pemprov Sumsel dengan meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi peyandang disabilitas secara adil dan merata.
“Untuk meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi disanilitas, kita akan terus mendorong perusahaan dan masyarakat agar berperan aktif dalam penanganan peyandang disabilitas melalui kerjasama dengan forum CSR dalam penanganan permasalahan sosial,” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar saat menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI), di Gedung Serbaguna Panti Sosial Bina Daksa Budi Perkasa Palembang, Senin (17/12/2018).
Di sela-sela peringatan itu, Nasrun juga mengaku bangga atas prestasi dan keterampilan yang telah banyak ditorehkan para peyandang disabilitas di Provinsi Sumsel. Meskipun mempunyai keterbatasan fisik, namun tetap memiliki keterampilan luar biasa.
“Kalian penyandang disabilitas sungguh luar biasa telah membanggakan kita semua. Dibalik keterbatasan fisik namun Allah telah titipkan kelebihan yang tidak dimiliki orang normal,” ujar dia.
Menurutnya, sebagai manusia yang normal, sudah menjadi tugas kita semua membuat para penyandang disabilitas mandiri, berdayang saing untuk mencapai cita-cita dan harapannya.
“Bagi kita, non disabilitas atau disabilitas itu tidak ada bedanya karena dimata Allah kita sama sama dan tidak ada perbedaan kecuali amal dan perbutan baik,” tegasnya.
Tahun 2018 ini, katanya, Pemprov Sumsel melalui Dinsos Sumsel telah memberikan bantuan berupa alat bantu bagi para penyandang disabilitas sebanyak 681 orang meliputi, kursi roda sebanyak 288 unit, hearing aid 114 buah, tongkat 76 buha, prothese tangan 5 buah dan prothese kaki 33 buah serta bantuan lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Rasidin Hasan menilai tingkat kepedulian warga Sumsel terhadap penyandang disabilitas patut diacungi jempol.
“Terutama datang dari kalangan perusahaan BUMN dan BUMD serta perusahaan swasta yang telah mengalokasikan dana CSR-nya,” tuturnya. (pra)











