Laporan : A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Intensitas hujan yang tinggi di Bumi Seganti Setungguan tidak hanya menyebabkan tanah longsor saja, melainkan menimbulkan bau tak sedap dari tumpukan sampah yang menggunung.
Seperti di pinggir jalan lintas alternatif Lahat-Gumay Ulu, tumpukan sampah yang basah menyebabkan bau busuk yang mengganggu pengguna jalan.
“Betul, sampah-sampah rumah tangga berserakan di pinggir jalan lintas alternatif menghubungkan Kota Lahat-Kecamatan Gumay Ulu, sehingga aroma bau tak sedap kerap tercium,” terang Mail salah satu pengendara, Rabu (29/12/2021).
Padahal, sambung Mail, akses jalan ini merupakan penghubung Lahat-Gumay Ulu dan Kota Pagaralam. Belum lagi, pemukiman penduduk tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah.
“Sampah tersebut tidak hanya di satu titik saja, melainkan ada beberapa titik, bahkan ada yang sudah tertutup tumbuhan merambat,” urainya.
Ia menuturkan, yang disesalkan ketika melintas aroma tak sedap sangat pekat tercium oleh hidung. Terlebih lagi musim penghujan sekarang ini.
“Setidaknya ada perhatian dari pemerintah setempat, supaya bergotong royong membersihkan sisa-sisa makanan maupun minuman dan terlihat menjadi indah lagi,” ujarnya.
Senada, Rois (56) pengendara lain mengemukakan, tumpukan sampah tersebut didiamkan saja, tidak ada upaya pembersihan, bahkan cenderung bertambah banyak saja.
“Dikhawatirkan kalau tidak segera dibersihkan, sampah tersebut semakin hari semakin banyak dan akhirnya menjadi tempat pembuangan sampah (TPS), baik bagi warga sekitar ataupun yang melintas,” pungkasnya. (**)











