Tim Kemenkes RI Setujui Penempatan Lima Dokter Spesialis di RS Siti Aisyah Lubuklinggau

Rabu, 30 November 2016
Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menemani tim Kemenkes RI meninjau Rumah Sakit Siti Aisyah, Rabu (30/11/2016).

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengapresiasi positif kemajuan bidang infrastruktur dan alat kesehatan yang ada di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Berangkat dari itu, pemerintah pusat mengabulkan pengajuan penempatan dokter spesialis di rumah sakit tersebut.

Read More

Perwakilan Tim Kemenkes RI, Prof Dr Idrus Alwi mengungkapkan, setelah pihaknya melakukan peninjauan di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau terkait infrastruktur dan alat kesehatan, mereka menyetujui untuk mengirimkan dokter spesialis.

“Di wilayah Sumsel, Rumah Sakit Siti Aisyah pertama yang mewakili mendapatkan program nasional  wajib kerja dokter spesialis. Kemungkinan sekitar Februari 2017 sebanyak lima dokter spesialis akan ditugaskan di sini,” ujarnya.

Adapun dokter spesialis itu adalah, dokter spesialis bedah, spesialis kebidanan, spesialis anak, spesialis anastesi dan spesialis penyakit dalam.

“Sekitar awal Februari 2017, sebanyak 5 dokter spesialis mulai bertugas di Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, dr Mats Idris Usman mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih membutuhkan penambahan dokter spesialis. Meskipun sudah ada dokter spesialis dirumah sakit tersebut, tapi ada juga dokter spesialis pinjaman dari rumah sakit lainnya.

“Tim Kemenkes RI telah mengecek kelayakan infrastruktur dan alat kesehatan di Rumah Sakit Siti Aisyah, semuanya sudah layak, tinggal SDM nya saja yang kurang, karena dokter spesialis masih kurang. Jadi sekitar Februari 2016, kami mengajukan ke Kemenkes,” ungkapnya.

Para dokter spesialis yang akan dikirim Kemenkes ke Kota Lubuklinggau merupakan lulusan dari program bea siswa Depkes RI, yang wajib ditugaskan kedaerah daerah selama 1 tahun. “Sekarang ini Rumah Sakit Siti Aisyah baru memiliki 3 orang dokter spesialis‎, yaitu spesialis penyakit dalam, dimana 1 diantaranya punya RS Sobirin.

Lalu dua  orang dokter spesialis anak, satu di antaranya milik RS Sobirin, selanjutnya dua orang dokter spesialis  bedah, satu di antaranya pinjam dari RS Sobirin, dan dua orang dokter spesialis kebidanan,” bebernya.
Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengharapkan dengan peningkatan infrastruktur dan alat kesehatan serta penambahan SDM dari Kemenkes dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Alhamdulillah, walaupun baru lima orang dokter yang akan ditugaskan kesini, itu sudah lebih dari cukup, walaupun yang kita ajukan itu 10 orang,” pungkasnya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts