Tim Gabungan Ciduk 4 Pelaku Perampokan Bersenpi Terhadap Tauke Minyak di Sanga Desa Muba

Writer: - Selasa, 25 Februari 2025
Kediaman korban Maspar di Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin yang menjadi TKP perampokan bersenpi. (Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga),

Palembang, Sumselupdate.com – Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Pores Musi Banyuasin berhasil meringkus 4 dari 8 terduga pelaku perampokan yang menggunakan senjata api yang terjadi di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (25/2/2025).

Penangkapan terhadap 4 pelaku masing-masing Budi Santoso alias Budi Handuk (37) warga Jambi, Edi Purwanto alias Pur (47), Komar alias Latif (50), dan Sumari (44), ketiganya warga Kabupaten Musi Rawas Sumsel, setelah dibentuknya tim gabungan yang melibatkan Subdit Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Pores Musi Banyuasin.

Read More

Perampokan menggunakan senpi itu dialami Maspar serta istri dan anaknya yang terjadi di rumahnya di Desa Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin pada Jumat (7/2/2025).

Dengan modus pura pura berbelanja di warung milik Maspar, para pelaku perampokan berhasil menggasak uang sebanyak Rp400 juta dan emas sebanyak 50 suku.

Setelah dilakukan penyelidikan hingga dibentuknya tim gabungan, 4 dari 8 terduga pelaku perampokan bersenpi itu diringkus di persembunyian pada Sabtu (22/2/2025)

Selain 4 tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata api, uang tunai dan kendaraan roda dua yang dipakai para pelaku.

“Iya, nanti sore kita rilis,” ujar Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tri Wahyudi, saat dikonfirmasi Selasa (25/2/2025).

Untuk diketahui, aksi para pelaku itu terjadi di pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, di mana pelaku datang dengan mengendarai 4 unit sepeda motor.

Pelaku yang berhasil masuk kemudian mengancam istri dan anak Maspar dengan senjata api.

Pelaku lain yang ikut masuk langsung membawa kabur uang serta perhiasan yang ada di dalam brankas.

Saat kejadian, korban Maspar sedang menghadiri acara sedekah ruwahan.

Korban mengungkapkan anaknya sangat terkejut dan ketakutan atas serangan mendadak tersebut.

Anak korban sempat berteriak dan ada upaya warga untuk mendekat, namun para pelaku berhasil melarikan diri.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa perampokan di pagi hari tersebut, namun keluarga korban serta warga setempat mengalami trauma.

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Joharmen, SH menegaskan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap para pelaku.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

Sementara itu, Ketua RT setempat, H Saman meminta agar ronda malam kembali diaktifkan guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts