Tim Elang Tembak Dua Komplotan Perampok Sadis di Kabupaten PALI

Dua komplotan perampok sadis saat diamankan Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talahg Ubi pimpinan Ipda Bambang, SH.

PALI, Sumselupdate.com Setelah sempat buron selama lima tahun dan mengantungi lima Laporan Polisi (LP), akhirnya dua komplotan perampok sadis keok diterjang timah panas Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talahg Ubi pimpinan Ipda Bambang, SH.

Kedua pelaku Dadang (19), warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi dan Bambang Utoyo (20), warga Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Read More

Keduanya berhasil diringkus saat nongkrong di Simpang Tiga Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi pada Minggu (2/5/2021).

Saat hendak ditangkap, kedua tersangka berusaha melawan dan melarikan diri, sehingga petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas tepat di bagian betis.

Dari tangan keduanya petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa enam buah kunci leter T yang disimpan dalam tas sandang yang dipakai tersangka Dadang dan satu unit motor Yamaha V-Ixion warna merah tanpa plat.

“Kedua tersangka terpaksa kita tindak tegas karena berusaha melawan dan melarikan diri saat kita tangkap,” kata Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang SH, Senin (3/5).

Berdasarkan catatan pihaknya, tersangka Dadang bersama Feri Purnomo (menjalani hukuman) melakukan aksi perampokan di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi pada Jumat (25/11/2016) sekitar pukul 22.00 WIB, sehingga mengakibatkan korban bernama Suarti meninggal dunia.

Begitu mengetahui temannya Feri Purnomo sudah tertangkap, lalu tersangka Dadang melarikan diri.

Namun, dalam pelariannya tersangka Dadang bergabung dengan tersangka Bambang dan melakukan pencurian sepeda motor diwilayah Kecamatan Talang Ubi salah satunya motor Yamaha Vixion milik anggota Polres PALI.

“Setelah kita lakukan interogasi, kedua tersangka mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa tempat di Talang Ubi, yang salah satunya sepeda motor Yamaha Vixion milik anggota Polres PALI. Lalu kita mengambil barang bukti sepeda motor yang telah dijual di SP 6 Cecar, Kabupaten Musi Rawas,” terangnya.

Sementara itu, tersangka Dadang mengaku jika dirinya nekat melakukan aksi perampokan dan pencurian motor lantaran terdesak memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Aku menyesal melakukan aksi itu, tapi karena terdesak kebutuhan hidup jadi terpaksa aku melakukannya, sementara aku tidak ada kerjaan,” kelitnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.