Tersangka Kasus Pajak Ngaku Kenal Lama dengan Ipar Presiden, Jokowi: Serahkan ke KPK

Kamis, 16 Februari 2017
Handang Soekarno (detik.com)

Jakarta, Sumselupdate.com – Kasubdit Ditjen Pajak Handang Soekarno yang menjadi tersangka dugaan suap pengurusan pajak oleh Country Director PT EK Prima (EKP) Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan mengaku sudah lama kenal dengan adik ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo.

“Sudah lama (kenal dengan Arif),” kata Handang saat meninggalkan Gedung KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (16/2/2017).

Read More

Dia kemudian juga menyebut pernah bertemu dengan Arif untuk membahas tax amnesty. “Terkait tax amnesty,” ujar Handang. Namun, dia tidak menyebut secara spesifik tax amnesty untuk pihak manakah yang dibahas dalam pertemuan itu. Handang juga sempat mengaku akan mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.

“Saya harap bahwa saya adalah pegawai negeri terutama di Pajak yang mengalami terakhir. Mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi yang lain. Saya telah melakukan kesalahan, teman-teman jangan mengulangi. Saya akan pertanggungjawabkan apa yang saya lakukan,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menegaskan penegakan hukum yang adil terhadap siapa pun. Jokowi menegaskan menghormati penanganan hukum kasus dugaan suap Kasubdit Ditjen Pajak Handang Soekarno yang menyeret nama adik iparnya, Arif Budi Sulistyo.

“Ya nggak benar ya diproses hukum saja. Kita semuanya harus menghormati proses hukum yang ada di KPK. Saya yakin KPK bekerja sangat profesional dalam memproses semua kasus,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Istana, Kamis (16/2/2017).

Jokowi juga memastikan adanya instruksi agar tidak ada praktik KKN di lingkungan kerjanya. Peringatan ini, menurut Jokowi, sudah berulang kali disampaikan.

“Saya tidak hanya mengeluarkan surat, tapi sebelumnya mungkin lebih dari lima kali. Saya sampaikan di sidang kabinet, waktu pertemuan dengan dirut-dirut direksi BUMN saya sampaikan. Saya kira penjelasannya sangat jelas,” imbuhnya. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts