Terminal PALI di Aspal, Toko-Toko Digenangi Air

Kamis, 9 Agustus 2018
Kondisi salah satu toko yang tergenang air.

PALI, Sumselupdate.com – Setelah terminal Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI dilakukan perbaikan dengan cara melakukan aspal pada Juni 2018 lalu, menjadi persoalan sendiri dari sejumlah pedagang di terminal tersebut.

Pengaspalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) PALI ini mengakibatkan toko-toko di sekitar terminal lebih rendah dan tidak adanya saluran air membuat teras-teras toko tersebut seperti kolam.

Read More

Bahkan hampir seluruh toko digenangi air hingga ke dalam dan membasahi sebagian peralatan toko serta barang dagangan. Pasalnya, hujan yang menimpa Bumi Serepat Serasan Rabu (8/8) malam membuat pemilik toko khawatir akan peralatan elektronik yang mereka tinggalkan.

“Semalam hujan tidak terlalu lama, tapi genagan air sudah memenuhi teras hingga ke dalam toko kami. Selain itu ada juga pedagang takut barang elektronik nya terkena genagan air, jadi malam-malam mereka membendung air jangan sampai masuk toko,” jelas Vovon, salah satu pedagang. Kamis (9/8/2018)

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, tidak adanya saluran air di sekitar toko membuat air sulit mengering, sehingga membuat pemilik toko lebih harus menguras air yang mencapai mata kaki tersebut.

“Tidak ada saluran airnya disini, jadi airnya kering karena meresap ke bawah, kalau mau lebih cepat harus dikuras. Itupun terkadang airnya masuk lagi, karena tinggi aspal ini sekitar 15cm dan toko kami letaknya lebih rendah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Syamsidah Tapiah salah satu pedagang yang kios miliknya digenangi air, menurutnya pengaspalan ataupun peningkatan di terminal juga harus memperhatikan para pedagang di sekitar terminal tersebut.

“Pengaspalan disini kami sangat mendukung, tetapi seharusnya disertai juga dengan pembangunan irigasinya. Juga harus memperhatikan pedagang sekitar tahu pengguna terminal lainnya, paling tidak dibuatkan saluran air agar air tidak tergenang dan masuk ke dalam toko,” harap ibu tiga anak ini.

Sementara, Etty Murniaty, Kepala Dinas PU Kabupaten PALI saat dihububungi media ini, belum mengetahui perihal tersebut. Namun pihaknya akan langsung melakukan pengecekan di lapangan. “Kita cek ke lapangan dulu seperti apa kondisinya, baru nanti disimpulkan apa solusi yang akan diambil,” pungkasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts