PALI, Sumselupdate.com – Dua box sampah milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DIsperindag) Kabupaten PALI yang terletak di tengah terminal Pendopo dirasa sangat mengganggu aktivitas warga di terminal.
Dimana box sampah yang terbuat dari besi berwarna kuning dengan tulisan Disperindag, mengeluarkan bau tak sedap, serta air tetesan sampah meremas ke badan jalan terminal. Ditambahkan lagi bau makin menyengat akibat warga membuang bangkai hewan, sampah organik dan lainnya.
Seperti yang dikatakan Tokoh Masyarakat Pendopo Rozani, dirinya bersama warga lainnya sangat terganggu dengan box sampah di depan los jualannya berjarak sekitar 10 meter.
“Terganggu dengan box sampah di depan kios, apalagi ada yang membuang bangkai hewan, bau sangat menyengat dan itu mengganggu kenyamanan yang hendak beli koran dan ATK,” ujar Rozani, agen koran Pendopo, PALI.
Rozani berharap agar tempat penampungan sampah itu, diletakkan di tempat yang jauh dari aktivitas warga, sehingga tak mengganggu aktivitas warga di terminal. “Kadang dua hari sampah itu diambil. Dipindahkan saja tempat penampung sampah itu lebih jauh, jangan ditengah terminal,” jelas Rozani.
Saat dikonfirmasi Kepala Disperindag PALI Lihan Umar menuturkan, sebelumnya pihaknya sudah berkoordinasi kepada warga setempat. Namun, jika meraka merasa keberatan maka pihaknya meminta waktu untuk mencari lokasi baru.
Diakui dua bok sampah berukuran sampah itu, cuma ada satu titik yakni di terminal Pendopo. “Kalau ada yang berkeberatan kita cari lokasi dulu (pemindahan box sampah), mohon bersabar,” jelas Lihan, ketika dijumpai awak media. (adj)











