PALI, Sumselupdate.com – Demi mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di wilayah Kabupaten PALI tim gabungan Polda Sumsel melakukan pembuatan sekat kanal pembatas dibeberapa titik yang dinilai rawan akan terjadinya karhutlah.
Sekat kanal yang dibuat menggunakan pasir dan dimasukan ke dalam karung ini, dibuat untuk membuat genangan air yang berada di kanal-kanal di wilayah lahan gambut di wilayah Kabupaten PALI, tidak langsung kering saat musim kemarau dijelang, dan bisa membatasi api serta menjadi sumber air.
Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan SIK, melalui Humas AKP Arsyad mengatakan, bahwa tim gabungan itu sendiri dikomandoi Kompol Sugeng Sadjad, dengan membawa personilnya dan gabungan Polres Muaraenim serta Polsek Penukal Abab, terdiri dari belasan personil.
“Memang ada beberapa tim yang yang dibentuk di Polda Sumsel. Untuk Kabupaten PALI sendiri ada belasan personil gabungan yang turun untuk pembuatan kanal tersebut. Tujuanya, untuk mengantisipasi terjadinya karhutlah di wilayah itu agar tidak terjadi,” ujarnya, Rabu (23/8/2017).
Lebih lanjut dikatakanya, bahwa di Kabupaten PALI sendiri ada dua titik yang dilakukan pembuatan sekat kanal yakni, di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Golden Blossom Sumatra (PTGBS), di Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.
“Biasanya lahan gambut yang cukup rawan terjadinya karhutlah. Untuk itu, pembuatan sekat kanal dilakukan di titik-titik tersebut. Namun, tentunya kita juga terus melakukan sosialisasi dan pemantauan langsung ke masyarakat agar tidak melakukan pembakaran,” pungkasnya. (adj)











