Palembang, Sumselupdate.com – Diduga dipicu dendam kusumat, Candra Adinata (32), bujangan yang tinggal di Lorong Hijrah 1 Ulu Laut, Kertapati Palembang, harus mengakhiri hidup di ujung mata pisau seterunya.
Korban meregang nyawa setelah terlibat duel dengan pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran petugas, di depan Stasiun Kertapati Palembang, Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 18.00.
Bujangan ini menemui ajal setelah beberapa bagian tubuhnya, dicacah pisau milik pelaku.
Hasil otopsi sementara petugas medis, korban mengalami luka tikaman di bagian dada tengah, luka tusuk di punggung. Kemudian, satu tusukan di bagian bawah ketiak dan tepat di bagian ulu hati.
Dari informasi di lapangan, kuat dugaan korban dihabisi akibat dendam lama. Pasalnya, korban pernah terlibat pertikaian beberapa kali sebelum meregang nyawa.
“Saya tidak tahu pasti kejadiannya Pak, tiba-tiba sudah dapat kabar seperti ini. Katanya dendam lama, sebab banyak yang ngomong seperti itu,” ujar Aprizal (39) Paman korban saat ditemui di Kamar Mayat RSUD Palembang BARI, malam ini.
Menurut Aprizal, keponakannya itu sempat beberapa kali terlibat perkelahian dengan seseorang yang tinggal di kawasan 15 Ulu Palembang.
“Keponakan saya ini pernah ditusuk orang saat nonton orgen tunggal. Namun dia ini juga pernah menyiram orang itu dengan air keras,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kertapati, AKP I Putu Suryawan mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kita mendapati informasi sekitar pukul 18.00, di mana telah terjadi perkelahian dan ada korban meninggal dunia, kemudian anggota kita langsung mendatangi TKP,” terangnya.
Lalu, berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, lanjut Kapolsek, pihak kini tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka.
“Untuk motif masih kita dalami, kini kita tengah fokus mengejar tersangka. Dan sementara kita kenakan Pasal 351 KUHP ayat 2,” pungkasnya. (tra)











