Terima Bantuan Mesin Berkonventer BBG, Ongkos Melaut Nelayan di OKI Lebih Hemat

BANTUAN---Penyerahan bantuan mesin berkonventer BBG kepada sebanyak 1.707 nelayan dari lima kecamatan di Kabupaten OKI, Selasa (20/10/2020).

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com-Nelayan yang berasal dari lima kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tampak ceria. Pasalnya, para nelayan tersebut, mendapatkan bantuan bantuan mesin berkonventer BBG (Bahan Bakar Gas) dari Pemerintah Pusat.

Penyerahan bantuan mesin berkonventer BBG kepada sebanyak 1.707 nelayan dari lima kecamatan di Kabupaten OKI dilakukan Wakil Bupati OKI HM Djakfar Shodiq di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Selasa (20/10/2020).

Wakil Bupati OKI H M Dja’far Shodiq mengatakan, Pemkab OKI terus berupaya meningkatkan
kesejahteraan para warganya. Untuk itu, dia berharap bantuan ini
bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para nelayan. Dia berharap agar 33 ribu nelayan di OKI mendapatkan
bantuan yang sama.

Nelayan di OKI foto bersama Wakil Bupati OKI HM Djakfar Shodiq .

“Dengan bantuan ini mungkin belum mencukupi secara keseluruhan, tapi
bantuan ini akan sangat tepat sekali. Manfaatkan bantuan sebaik-baiknya,” ujar Shodiq.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI Irawan mengungkapkan, nelayan dapat mengurangi biaya melaut.

“Pertama, harganya lebih murah dari BBM. BBG ini lebih murah dibanding BBM per liternya. Penghematan biaya operasional dengan menggunakan LPG berkisar 30-50% dibanding saat menggunakan BBM (minyak solar). Di beberapa tempat bahkan bisa menghemat hingga 80%,” ujarnya.

Dikatakannya, bantuan ini merupakan tahapan kedua yang diterima oleh
nelayan di Kabupaten OKI sejak tahun lalu sebanyak 950 paket.

“Tahun lalu kita menerima 950 paket tahun ini sedikit lebih banyak
1.707 paket untuk 5 Kecamatan antara lain, Kayuagung 491 paket, SP
Padang 433 paket, Jejawi 404 paket, Pampangan 278 , Pedamaran 101
paket,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ribuan paket bantuan mesin ini akan
disalurkan secara bertahap kepada nelayan.

“Ini akan kita bagikan secara bertahap mulai 21 Oktober hingga 19
November nanti, dibagikan secara bertahap mengingat saat ini masih
dalam pandemi, jadi kita bagikan juga dengan tetap menerapkan protokol
kesehatan. Per hari 50-60 nelayan yang bisa dilayani,” tukasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.