Terapkan Protokol Kesehatan, Perlombaan Agustusan di Komplek Liverpool II Berlangsung Meriah

PERLOMBAAN-Warga Komplek Liverpool II Jakabaring, menggelar serangkaian lomba HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020).

Palembang, Sumselupdate.com-Dalam rangka menyongsong serta memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) di setiap tahun nya, berbagai ragam carapun dilakukan masyarakat.

Seperti yang dilakukan warga Komplek Liverpool II Jakabaring, yang menggelar serangkaian perlombaan menyambut HUT ke-75 RI. Selama dua hari, Minggu-Senin, 16-17 Agustus 2020, warga Liverpool II dengan penuh semangat mengikuti berbagai macam perlombaan.

Bacaan Lainnya

Lomba menghias wajah suami dengan mata tertutup.

 

Adapun jenis perlombaan yang digelar dibagi dalam tiga kategori, pra-sekolah, anak-anak dan orang dewasa. Untuk anak-anak lomba yang dipertandingkan antara lain, lomba makan kerupuk, lari kelereng, memindahkan belut ke dalam botol, balap karung, dan memasukkan paku ke dalam botol.

Lomba makan kerupuk anak-anak.

 

Sementara lomba dewasa yang diikuti bapak-bapak dan ibu-ibu diantaranya, bulutangkis memakai daster, merias wajah suami dengan mata pertutup, lomba paku botol, memindahkan tepung secara estafet, lomba gaple, joget bangku, balap karung dan tarik tambang.

Lomba tarik tambang.

 

Keseruan pun nampak tak berhenti saat perlombaan berlangsung, terutama di perlombaan bulutangkis karena pemain pria memakai daster. Lomba bulutangkis juga diikuti pemain Muba Babel United Ichsan Kurniawan, yang tercatat sebagai warga Liverpool II. Ichsan menjadi pemenang ketiga.

Ichsan Kurniawan, pemain Muba Babel United mengikuti perlombaan bulutangkis memakai daster.

 

Tak kalah seru, lomba joget bangku berlangsung sengit, karena peserta banyak yang jatuh saat berebut duduk di kursi ketika musik berhenti. Bahkan satu kursi ikut patah.

Untuk perlombaan memasukkan paku dalam botol dibuat sedikit berbeda dan dimainkan secara berkelompok berisi 4 orang. Tiga orang talinya diikat ke tubuh peserta, kemudian satu lagi bertindak sebagai pemandu.

Lomba memasukkan paku dalam botol secara berkelompok.

 

Ketua panitia perlombaan HUT ke-75 RI Rusli mengatakan, melalui perlombaan ini generasi muda tidak hanya bisa belajar bagaimana memperjuangkan suatu kemenangan semata, namun juga memiliki hati yang lapang di saat mengalami kekalahan.

Di samping itu, dirinya berharap, momentum HUT ke-75 tahun kemerdekaan RI dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda.

Ketua panitia pelaksana Rusli.

 

“Kegiatan perlombaan juga dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, di mana di lokasi pertandingan juga disediakan tempat cuci tangan, dan peserta diimbau menggunakan masker,” kata Rusli yang berpofesi sebagai Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).

Ditambahkannya, kegiatan 17 Agustus juga bisa terlaksana berkat dana swadaya masyarakat Liverpool II.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh warga Liverpool II dan seluruh panitia. Kami juga meminta maaf jika ada kekurangan, dan ke depan semoga kegiatan ini bisa terus terselenggara dengan lebih baik,” tuntasnya.

Lurah Jakabaring Selatan Tohirin memberikan kata sambutan.

 

Lurah Jakabaring Selatan Tohirin AR yang membuka kegiatan perlombaan mengatakan, selama 3 tahun dia menjadi lurah, ini adalah kegiatan perdana dia diundang memeriahkan perlombaan 17 Agustus.

Warga Liverpool II foto bersama.

 

“Saat ini pandemi Corona masih mewabah, maka kami imbau warga agar kiranya menjaga protokol kesehatan, jaga jarak bicara, cuci tangan dan memakai masker, meskipun kita sudah memasuki fase new normal,” tegasnya.

Tohirin menambahkan, 80 persen warga yang tinggal di Jakabaring, masih memiliki kartu keluarga (KK) Jakarta, Palembang, Ogan Komering Ilir (OKI) dan lain lain. Dalam kesempatan itu, dia mengajak warga untuk pindah domisili ke Kabupaten Banyuasin.

“Kita ini NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), sama saja. Apalagi kepengurusan administrasi di Banyuasin tidak ribet lagi, tinggal datang ke Pusat Pelayanan Terpadu Sembilang di OPI Mall, jadi tidak perlu lagi ke Pangkalan Balai. Jadi kami mengimbau untuk dapat berpindah identitas KK, tanpa paksaan. Untuk pengobatan kita memiliki Puskesmas Jakabaring,” harap dia. (rill)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.