Terapkan Protokol Covid-19 Secara Ketat, FKIP Universitas PGRI Palembang Yudisium 47 Sarjana Baru

Senin, 29 Juni 2020
Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd menyudisium dan melantik 47 sarjana baru dari lima program studi dengan menerapkan protokol Covid-19, Kamis (25/6/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang menggelar yudisium ke-115 periode pertama semester genap tahun akademik 2019/2020 di Aula Drs H Usman Madjid, MM,  Kamis (25/6/2020).

Pelaksanaan yudisium yang dihadiri Rektor Univeritas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi  dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Read More

Di mana semua peserta yudisium dan tamu undangan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker.

Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi menyerahkan piagam penghargaan kepada mahasiswi yang mendapat predikat Dengan Pujian, Kamis (25/6/2020).

 

Kemudian, sebelum memasuki ruangan yudisium para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan hingga diukur suhu tubuh.

Tak hanya itu, jarak antar-peserta yudisium juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Aula yang dipakai yang berkapasitas 250 orang, namun dalam pelaksanaan yudisium hanya dimuat sebanyak 65 orang.

Rektor Univeritas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi.

 

Meski dalam suasana yang berbeda seperti biasanya, namun hal ini tidak mengurangi khidmatnya pelaksanaan yudisium.

Pada kesempatan itu, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd menyudisium dan melantik 47 sarjana baru dari lima program studi, yakni pendidikan bahasa inggris, pendidikan sejarah, pendidikan akuntansi, bimbingan dan konseling serta pendidikan anak usia dini.

Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi.

 

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd melaporkan dalam yudisium ke-115 terdapat enam  mahasiswa mendapat predikat Dengan Pujian dan 41 orang predikat sangat memuaskan.

Di mana indeks prestasi komulatif (IPK) tertinggi 3,85 diraih oleh Rosmalia dari Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Lebih lanjut Dessy menjelaskan saat ini Universitas PGRI Palembang berada di peringkat 200 dari 4.000 lebih perguruan tinggi  di Indonesia.

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd.

 

Sedangkan untuk regional Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II,  Universitas PGRI berada di peringkat ke-2 dan untuk Sumatera Selatan  peringkat pertama.

“Para lulusan sudah dibekali modal untuk percaya diri dengan menempuh pendidikan di lembaga yang berkualitas, yudisium ini merupakan awal yang baik bagi kalian semua untuk menyambut masa depan,” katanya.

Sementara itu, Rektor Univeritas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menjelaskan pelaksanaan Yudisium ke-115 dilakukan tetap dengan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Rektor, untuk menjaga kesterilan kampus pihaknya terus melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area kampus yang dilakukan setiap satu minggu sekali hingga area kampus benar-benar steril.

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd memasangkan gordon kepada salah satu peserta yudisium.

 

“Sisitem perkuliahan untuk saat ini tetap kita lakukan daring,  tetapi untuk kegiatan akademik yang sulit dilakukan secara virtual dan mengandung syarat kelulusan seperti ujian,  maka kita lakukan di  kampus tapi tetap dengan protokol kesehatan seperti menggunkan masker, mencuci tangan, tes suhu tubuh hingga jarak pun kita atur sesuai dengan protokol kesehatan,” jelas Rektor.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi  meminta seluruh sarjana baru yang telah dilantik untuk dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan ini lebih baik. Apalagi mengingat, persaingan saat ini sudah sangat tinggi.

“Saya harap para lulusan ini dapat bersaing di tengah era saat ini. Ada empat hal yang harus dimiliki dan  dikuasai para lulusan, yakni kecerdasan spiritual, intelektual, sosial, dan emosional. Insya allah, jika empat hal ini dikuasai akan mampu bersaing di tengah era saat ini,”  pesan Lukman.  (rel)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts