Terancam Dibekukan, 3 Kelompok Suporter Sriwijaya FC Siap Dilebur

Kamis, 20 Oktober 2016
Rapat Kordinasi Suporter

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca meninggalnya Naga Reno Senopati, suporter Singa Mania pada pertandingan Sriwijaya FC melawan Gresik United mendapat perhatian serius dari Polresta Palembang.

Bahkan, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Arya Dwianto langsung mengumpulkan tiga kelompok suporter Laskar Wong Kito di Tribun VVIV Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Kamis (20/10/2016).

Read More

Menanggapi hal ini, Ketua Kelompok Sriwijaya Mania, Edy Ismail berharap agar tiga kelompok suporter kembali dilebur menjadi satu serta pihaknya akan mendukung siapapun yang akan ditunjuk menjadi pengurus.

“Kami harap kejadian ini menjadi yang terakhir. Saya menilai, satu solusi untuk tidak terjadi gesekan adalah dilebur menjadi satu. Kami siap. Misal pengurus, diambil dari sini, dari Singa dan Ultras. Kalau tidak akan sulit untuk benar-benar bersatu,” kata Edy.

Sedangkan Ketua Kelompok Suporter Simanis Ultras Palembang Agung mengatakan siap mendukung semua aturan dari pihak manajemen dan kepolisian dengan terlebih dahulu meminta pintu dekranasda. “Nantinya pintu dibuka agar saat keluar stadion tidak ada gesekan sesama suporter lain,” sebut dia.

Sedangkan Ketua Singa Mania Aryadi Eko Neuri menuturkan dengan meninggalnya Naga menjadi kesedihan semua anggota. Bahkan, kejadian ini membuat jajaran korlip merasa gagal menjaga anggota. Untuk itu, ke depan mereka berjanji akan berusaha kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Intinya kami sangat siap membantu pihak keamanan. Dan kami siap mengikuti aturan manajemen. Hanya saja, jika betul ada wacana pembekuan, kami harap itu tidak benar-benar terjadi,” harap dia.

Menanggapi hal ini Kapolresta Palembang Kombes Pol Tomy Arya Dwianto mengaku cukup antusias dengan wacana peleburan tiga kelompok suporter. Bahkan, untuk mendukung hal tersebut ke depan ia akan mencoba menyatukan ketiga suporter di satu tribun.

“Bagaimana teknisnya, nanti kita atur. Tapi saya antuasias dengan hal itu (peleburan). Ke depan akan coba kita satukan menonton di satu tribun. Tapi, belum tentu dipertandingan menghadapi Persija. Kita masih akan melihat kondisi,” terang Kapolresta.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau semua suporter agar niat datang ke stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yakni benar-benar menonton. Bukan untuk ribut atau tawuran.

“Jadi niatnya itu penting. Untuk apa ke stadion bawa cuka parah, bawa sajam, bawa gasper besi. Untuk apa. Kalau mau nonton tidak seperti itu. Kita satu dukung SFC dengan cara yang baik dan bijak,” tutup Tommy. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts