Palembang, Sumselupdate.com – Aksi kekerasan brutal terjadi di Jalan Angkatan 45, tepat di depan PS Mall Palembang, Selasa (6/1/2026) sore.
Seorang pria menjadi korban penyerangan sekelompok orang tidak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam di lokasi yang ramai pengunjung.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rivan Wijaya, mengungkapkan peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat.
Para pelaku diduga datang menggunakan beberapa unit mobil dan langsung menyerang korban.
“Korban sempat berupaya melarikan diri, namun terjatuh dan kemudian diserang menggunakan senjata tajam secara membabi buta,” ujar Rivan, Selasa (06/01).
Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil.
Sementara korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas Polsek Ilir Barat I yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Namun saat polisi tiba, kondisi di lokasi sudah sepi.
“Saat kami datang, situasi sudah bubar. Namun petugas keamanan mall menemukan dua bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam penyerangan,” jelas Rivan.
Ia menyebutkan, insiden tersebut menimbulkan satu orang korban. Hingga kini, polisi masih menunggu keterangan korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Korban masih dirawat, sehingga belum bisa dimintai keterangan,” katanya.
Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar TKP serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Dari hasil sementara CCTV, terlihat seperti aksi saling serang yang diduga melibatkan antar-kelompok,” ungkap Rivan.
Peristiwa ini sebelumnya viral di media sosial dan menggegerkan pengunjung PS Mall. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan penutup wajah dikejar oleh sekelompok orang.
Korban terlihat menyeberang jalan dari lajur kiri ke kanan sebelum akhirnya terjatuh. Dalam kondisi tersebut, korban langsung diserang oleh para pelaku menggunakan senjata tajam.
Dalam video itu, tampak sekitar delapan orang pelaku yang seluruhnya mengenakan penutup wajah saat melakukan penyerangan.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun kondisi terkini pascakejadian belum terkonfirmasi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta mengidentifikasi para pelaku.
(**)











