Baturaja, Sumselupdate.com – Angka kecelakaan di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sepanjang tahun 2017 Secara umum mengalami penurunan. Hal itu diungkapkan Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulansari melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Chandra Kirana Sik, Kamis (18/1/2018).
“Ada 58 kasus. Ada 32 meninggal dunia (MD). Kerugian materil Rp 104.450.000,” terangnya.
Sementara disepanjang tahun 2016 lalu, ada 74 kasus laka. Korban MD 35. Kerugian materil Rp 275.050.000. “Kalau dipersentasekan, laka menurun 17-20 persen. Kalo MD turun 1 persen,” katanya.
Selain itu, untuk menekan angka kecelakaan di bumi berjuluk Sebimbing Kekundang ini, pihaknya punya cara sendiri. Satu di antaranya menyiagakan dua anggota polisi untuk satu sekolah.
Ini diberi nama giat program Satu Sekolah Dua Polisi (SSDP). Sasaran dari program ini untuk usia dini.
“Di antaranya melakukan sosialisasi kepada anak-anak untuk tertib dan tidak membawa kendaraan,ini sudah berjalan,” kata Kasat Lantas.
Selain itu Untuk menekan angka kecelakaan, kata AKP Chandra bukan hanya melaksanakan SSDP saja. Bahkan merema juga melakukan pemasangan spanduk dan banner di titik-titik black spot rawan laka lantas.
“Kampanye berlalu lintas bersama club motor. Razia ( penegakkan hukum ), Patroli bersinggungan, bekerja sama dengan polsek di jalan lintas,” tukasnya. (wid)











