Tauke Karet Dihabisi Perampok di Tengah Kebun

Petugas Polres OKU melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi jasad Dasuki yang tewas diduga kuat dirampok, Selasa (26/7)

Baturaja, Sumselupdate.com –Sungguh tragis akhir hidup Dasuki (60), warga Desa Mekar Sari, Batumarta Blok A, Kecematan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Tubuh duda yang dikenal kaya ini ditemukan sudah tewas bersimbah darah di kebun karet yang berada di kawasan Sukamaju Batumarta, Selasa (26/7), sekitar pukul 09.00.

Bacaan Lainnya

Korban yang dikenal sebagai tauke karet ini pertama kali ditemukan terbujur kaku oleh seorang pencari kayu bernama Feri Aldi (25), warga Desa Sukamaju,  RT 02, Kecamatan Baturaja Timur saat sedang mencari kayu di sekitar lokasi kejadian.

Dasuki diduga kuat korban perampokan karena dari tubuhnya didapati luka menganga di bagian kepala belakang bagian kiri akibat luka sabetan benda tajam, serta terdapat luka memar di seluruh bagian tubuhnya.

Keterangan dikumpulkan sebelum ditemukan tewas, korban yang dikenal warga memiliki kebun karet lebih dari tiga hektar tersebut memang tinggal sendirian di rumahnya setelah istri keduanya meninggal dunia.

“Korban memang tinggal sendiri di rumahnya setelah istri keduanya meninggal dunia. Sementara isteri pertamanya sudah pulang ke jawa. Korban memang berlimpah harta dari hasil kebunnya, tapi tidak diketahui kemana korban menyimpan harta bendanya” ungkap salah seorang kerabat korban yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut kerabat tersebut, dua hari sebelum korban menghilang, korban sempat bercerita kepadanya kalau korban berkeinginan untuk menikah kembali. Namun, saat ini korban masih mencari pasangan yang pas untuk dijadikan isteri ketiganya.

“Dia bercerita ingin menikah lagi. Namun masih memilih pasangan yang pas. Kebiasaan dia sehari-hari baik Pak. Tidak pelit dengan duit,” kata kerabatnya yang tampak tak menyangka jika mayat yang dilihatnya dikamar mayat RSUD Ibnu Soetowo itu adalah Dasuki.

Lebih lanjut menurut dia, korban akan dikebumikan di Pulau Jawa tempat asli korban tinggal. Karena di Baturaja korban tidak ada kerabat, di jawa keluarga besar korban termasuk anak korban dari istri pertama juga ada.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIk MPP didampingi Kasat Reskrim AKP Harmianto melalui Baursubbag Humas Aiptu I Wayan Sudhana saat mendapati laporan adanya penemuan mayat, langsung menuju ke lokasi kejadian.

Dikatakan Wayan, saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kematian korban. Di lokasi kejadian polisi menemukan satu buah kayu bulat panjang kurang lbih 50 sentimeter yang sudah patah.

Satu buah topi warna biru yang menutupi wajah korban. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Unit reskrim masih melakukan oleh TKP. Untuk motifnya sendiri kita masih mendalaminya. Namun saat anggota melakukan pemeriksaan di rumah korban, seluruh lemari sudah terbongkar dan berantakan. Serta barang-barang berharga korban yang selalu dibawanya ke kebun seperti HP, kunci rumah, dan pisau sadap juga hilang,” terangnya. (yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.