Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Setelah sempat tutup dan tidak membuat kerajinan selama Pandemi Covid-19 karena tidak ada pembeli.
Saat ini sejumlah pengrajin rotan di Desa Muara Tenang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali memulai memproduksi kerajinan rotan.
Mesk harus bangkit dengan modal awal yang seadanya karena modal lama sudah habis untuk memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi Covid-19, para pengrajin tampak mulai kembali bersemangat membuat berbagai macam kerajinan tangan dari rotan.
Senyum para pengrajin rotan semakin mengembang menyusul para wisatawan mulai ada yang singah di lapak mereka.
Salah satu pengrajin rotan Mbah Sugeng mengaku, meski dengan modal awal lagi yang tidak terlalu banyak untuk membeli rotan, dirinya kembali membuka lapak dan membuat kerajinan untuk bisa dijual.
“Saat Covid kemarin kami terpaksa tutup Pak karena tidak ada satupun dagangan kami yang laku terjual. Meskipun ada yang terjual, hasil jualnya langsung habis untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.
Saat ini dirinya mengaku kembali membuka usaha setelah pemerintah sudah melonggarkan aturan kunjungan wisata ke kawasan wisata termasuk Kota Pagaralam.
“Pembeli kami ini mayoritas wisatawan jadi jika tempat wisata sudah boleh dikunjungi maka akan banyak lagi wisatawan datang ke Pagaralam dan harapan kerajinan kami terjual ada Pak,” katanya.
Senada dikatakan Sus (48), pedagang kerajinan rotan lainnya. Menurutnya, sebagai pelaku kerajinan yang tergolong dalam UMKM sampai saat ini belum mendapat bantuan apa-apa dari pemerintah sejak pandemi Covid-19.
“Bantuan Covid-19 tidak dapat Pak. Ini saja untuk kembali berjualan kerajinan rotan kami harus mencari modal sendiri tanpa ada bantuan pemerintah seperti UMKM lainnya. Kami harap kami bisa mendapat sedikit perhatian dari Pemerintah Kota Pagaralam,” cetusnya. (**)











