Palembang, Sumselupdate.com — Suasana haru dan tangis keluarga mewarnai proses serah terima 11 jenazah korban tewas tragedi tabrakan Bus ALS dan truk tangki di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (15/5/2026), setelah Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi korban melalui pencocokan DNA forensik.
Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sampel DNA post mortem dari jenazah dengan sampel DNA ante mortem yang diberikan keluarga biologis korban.
Setelah sepekan lebih dilakukan pencocokan DNA, dari 14 janazah yang teridentifikasi 11 jenazah langsung dilakukan serah terima kepada pihak keluarga, Jum’at (15/05/2026).
Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanty, DFM., Sp.FM., menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan sesuai standar ilmiah forensik internasional untuk memastikan ketepatan data identitas korban.
“Kami menerima sampel DNA post mortem dan ante mortem untuk dilakukan analisis profil DNA secara menyeluruh mulai dari ekstraksi, kuantifikasi, hingga pencocokan akhir sebelum diterbitkan hasil pemeriksaan resmi,” jelas Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanty, DFM., Sp.FM.
Baca Juga: Kemenhub Temukan Bus ALS yang Kecelakaan di Muratara Diduga Tak Kantongi Izin Sejak 2020
Tatapan nanar dan linangan air mata tampak jelas pada wajah para keluarga korban saat serah terima jenazah yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Samtana.
Tampak raut wajah dari para perwakilan keluarga yang menerima jenazah di instalasi RS Bhayangkara Muhamad Hasan masih begitu terpukul dengan kenyataan keluarga mereka yang menjadi korban tragedi tersebut.
“Hari ini kami melaksanakan serah terima jenazah dengan pihak keluarga, terhadap 11 jenazah yang telah teridentifikasiaa@p sisanya 3 jenazah lainnya masih menunggu pihak keluarga”ucap Waka Polda Sumsel.
Berikut data 14 jenazah yang teridentifikasi yakni Aldi Sulistiawan (Laki-laki), Hj Kamsiah (Perempuan), Zulpan Efendi (Laki-laki) Agustina Maharani (perempuan istri Aldi Sulistiawan). dan Abella Zea Septiani (perempuan putri pasangan Aldi dan Agustina).
Kemudian Martoni (Laki-laki), Aryanto (Laki-laki) Klinton Wardana Marbun (Laki-laki) Bahrul Ulum (Laki-laki) Syafruddin (Laki-laki) dan Alif Supriyatin (Laki-laki).
Dua jenazah selanjutnya yakni Zulkifli (laki-laki) yang teridentifikasi melalui kalung yang melekat dan Sukono (laki-laki) melalui dompet dan kartu Identitas yang ditemukan pada tubuh korban.
Saat ini, tiga jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan di laboratorium DNA guna memastikan akurasi pencocokan data sebelum identitas resmi diumumkan kepada pihak keluarga
Lalu dari korban yang dirawat atas nama Jumiatun yang sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang meninggal dunia pasca operasi, pada Jum’at (15/05) pagi pukul 08:45 WIB.
Sehingga sejauh ini ada 19 orang yang menjadi korban dari peristiwa maut yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera awal Mei lalu.(**)











