Satu Korban Selamat Tragedi ALS Vs Truk Dievakuasi Via Udara ke Palembang

Writer: - Jumat, 8 Mei 2026
Satu korban selamat dalam tragedi kecelakaan Bus ALS bertabrakan dengan Truk Tangki terpaksa dievakuasi ke RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang. (Sumselupdate.com/Istimewa)

‎Palembang, Sumselupdate.com – Satu korban selamat dalam tragedi kecelakaan Bus ALS bertabrakan dengan Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terpaksa dievakuasi ke RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang.

Korban selamat yang dievakuasi ke RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang itu adalah Ngadiono (44) yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Rupid Muratara, Jum’at (08/05/2026).

Read More

‎Pemindahan Ngadiono (44) ke Palembang ini melalui evakuasi via udara guna menjalani perawatan medis labih intensif.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter yang mendarat di Komplek Polisi Pakri Palembang, kemudian korban segera dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat ini, korban yang menderita luka bakar hingga 50 persen tersebut telah berada di ruang perawatan untuk menjalani pemeriksaan medis secara intensif.

Baca juga : ‎10 dari 16 Korban Tewas Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara Teridentifikasi

Sementara itu, suasana di RS Bhayangkara terpantau sejumlah anggota keluarga korban yang tengah menunggu untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi kesehatan keluarga mereka pasca-evakuasi tersebut.

‎Sebelumnya, Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto menyampaikan jika evakuasi udara dilakukan agar warga asal Pati, Jawa Tengah tersebut mendapatkan perawatan medis secara penuh hingga sembuh total.

Hal ini berbeda dengan dua korban selamat lainnya, Jumiatun (35) dan Muhammad Fahrul Hubaidi (31) yang harus menempuh jalur darat menggunakan ambulans karena menderita luka bakar hingga 90 persen.

Baca juga : Berawal dari Dishub Hentikan Kendaraan, Tiga Truk Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Sriwijaya Raya

“Perawatan medis akan dilakukan di Palembang sampai sembuh. Dua korban lain dibawa menggunakan ambulans, karena kondisi mereka yang tidak dimungkinkan,” ucap dia. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts