Banyuasin, Sumselupdate.com – Enggan restui anaknya dirujuk oleh mantan menantu sepasang pasutri di Banyuasin nyaris tewas disabet senjata tajam.
Peristiwa itu terjadi di Desa Telang Karya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, pada Jum’at (18/05/2024) malam sekitar pukul 21:00 WIB.
Korban adalah Ahmad Nur Wamid dan Hartini, peristiwa itu bermula saat terduga pelaku yang merupakan mantan menantunya mendatangi rumah korban untuk mengajak rujuk anak korban.
Enggan merestui hubungan anak dan mantan menantunya itu akhirnya terjadi cekcok hingga berujung terduga pelaku melakukan penganiayaan dengan Sajam.
Akibat sabetan senjata tajam itu juga membuat korban alami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Terdekat.
Baca juga : Polda Sumsel Tangkap Pelaku Pembacokan, Satu Masih DPO
Salah satu warga yang merekam pasca kejadian menunjukkan senjata tajam jenis katana yang sudah berlumuran darah.
Selain sajam berlumuran darah, dalam rekaman warga itu terlihat lantai teras rumah korban yang sudah dipenuhi oleh darah.
“Yang paling parah Hartini luka di kepala dan tangan, suaminya tidak terlalu parah tapi di bacok juga,” ucap Alex Camat Muara Telang, dikonfirmasi Selasa (21/05/2024).
Disebut pelaku dari aksi adalah mantan menantu korban yakni Andri merupakan warga Desa Telang Rejo Kecamatan Muara Telang.
Baca juga : Pelaku Pembacokan Ketua KPPS di 30 Ilir Palembang Ditangkap!, Begini Tampangnya
“Pelaku diamankan warga di bawa ke Polsek Muara Telang,” ucap dia.
Terkait itu, Kapolsek Muara Telang Iptu Ahmad Iqbal SH MH juga mengkonfirmasi kejadian tersebut.
“Iya benar,”tulis dia saat dikonfirmasi via WhatsApp. (**)











